56.000 Hektare Lahan di Pulpis jadi Fokus Ketahanan Pangan Nasional

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Bupati Pulang Pisau, H Edy Pratowo didampingi sejumlah Kepada SOPD lingkup Pemkab Pulang Pisau, mengikuti Video Conference (Vicon) bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Erlangga Hartarto, Kamis (18/6/2020).
Vicon yang digelar di aula Mess Pemkab Pulang Pisau itu, terkait tindak lanjut  program cadangan pangan nasional.
Kepada awak media, Bupati Edy mengatakan, Vidcon ini merupakan rapat koordinasi guna memantapkan program pengembangan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah. 
"Dari sejumlah provinsi, Bapak Presiden telah menetapkan Kalteng sebagai pilihan yang tepat untuk program cadangan ketahanan pangan nasional," katanya saat diwawancarai wartawan usai Vicon. 
Diceritakan orang nomor satu di kabupaten berjuluk Handep Hapakat ini, dulunya Pulang Pisau pernah menjadi rencana program lahan gambut satu juta hektare, sehingga dengan itu kemudian ditindaklanjutinya dan sampai pada saat adanya program terbaru dari pemerintah pusat.
"Karena di lokasi tersebut sudah tersedia pembangunan sarana dan prasarananya, dan cocok untuk dikembangkan tanaman padi," katanya.
Kemudian lanjut Edy, setelah dikaji, pemerintah pusat fokus pada lahan di 148.000 hektare. Dari angka 148.000 hektare itu, Kabupaten Pulang Pisau memiliki di angka 56.000 hektarnya, sisanya ada di wilayah Kabupaten Kapuas.
Dari 56.000 hektare itu, sambungnya lagi, sedikitnya terdapat lahan yang sudah eksisting atau lahan yang sudah dikerjakan dan sudah menghasilkan ada di 25.000 hektare, kemudian di lahan yang perlu ditingkatkan atau dioperasikan sekitar 19.000 hektare. 
Sedangkan lahan potensial, yang bisa dibuka untuk eksentifikasi ada di angka 11.000 hektare. 
"Inilah totalnya lahan 56.000 hektare itu yang menjadi fokus pembangunan ketahanan pangan di Kabupaten Pulang Pisau di tahap pertama, yaitu fokus pada pengembangan lahan yang sudah ada," tutupnya.[manan]
loading...
TAG