Tri Mendukung Rencana Penerapan Tatanan New Normal

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Pemeritah Pusat mempersiapkan diri menerapkan kebijakan new normal atau normal baru dan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Ini dilakukan berdasarkan tiga indikator yang dikeluarkan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional tanggal 21 Mei 2020 lalu.
Ketiganya adalah indikator penularan berdasarkan angka reproduksi efektif, indikator sistem kesehatan, serta kapasitas pengujian tes Covid-19 terhadap masyarakat.
Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Tri Wahyuni, Senin (15/6/2020) mengaku mendukung rencana penerapan tatanan New Normal atau kenormalan baru di tengah pandemi Covid-19.
Ia juga setuju dengan kebijakan Pemerintah Pusat yang telah merujuk pada aturan Badan Kesehatan Dunia (WHO) ini.
"Jika protokol kesehatan menjaga jarak, pengurangan volume kerumunan orang dan menjaga pola hidup bersih dan sehat dilakukan dengan disiplin selama masa kenormalan baru, maka warga dapat kembali beraktivitas," ucap politikus PDI Perjuangan ini kepada metrokalimantan.com.
Jadi, lanjutnya, psikologis masyarakat dipertimbangkan, tidak bisa terus di rumah saja. Namun dengan catatan harus menerapkan protokol kesehatan. Jika kenormalan baru dimulai, masyarakat wajib menjalankan protokol kesehatan sesuai standar WHO.
"Protokol kesehatan wajib diterapkan saat beraktivitas. Sifatnya wajib," pungkasnya.[deni]

loading...
TAG