Lemah, Akses Internet Pedesaan Butuh Perhatian Pemkab Pulpis

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Minimnya jaringan internet di pedesaan tentunya akan berdampak pada sistem pelayanan dan komunikasi di lingkungan masyarakat.
Oleh karena itu, jaringan tersebut harus dimaksimalkan, agar tidak menjadi permasalahan serius. Sebab di era ini kemajuan teknologi harus dirasakan oleh seluruh pihak, termasuk warga pedesaan.
Di Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah, dikabarkan akses internet hampir di setiap pedesaan bahkan kecamatan, layanannya sangat lemah alias buruk, sehingga perlu perhatian serius dari para pemangku kebijakan.
Menurut Dewan Pertimbangan Hima Pulang Pisau, M Ambrullah, di era ini tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi sangat dibutuhkan oleh semua kalangan, termasuk akses internet.
"Apalagi saat ini kita dilanda wabah Covid-19, jadi akses internet ini sangat diperlukan untuk percepatan pelayanan di masyarakat," ucapnya kepada wartawan media ini, Selasa (9/6/2020).
Pria kelahiran Bahaur, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau ini menuturkan, akses internet di pedesaan menjadi sebuah tuntutan dan kebutuhan bagi masyarakat.
"Jadi untuk perkembangan akses internet di pedesaan ini kita harapkan lebih diperluas dan diperjuangkan oleh pemerintah, agar kecamatan dan pedesaan bisa mengakses informasi," jelasnya.
Menanggapi ini, Kepala Diskominfo dan Persandian Pulang Pisau, M Insyafi mengatakan, saat ini untuk Diskominto masih belum ada perluasan akses internet ke pedesaan, karena masih keterbatasan anggaran.
Hanya saja, menuru Insyafi, karena desa memiliki dana desa, maka itu bisa dimanfaatkan untuk memperluas jaringan internet.
"Kalau program integrasi dari kita itu khusus antara SOPD dan kecamatan. Kalau desa ingin jaringannya tersedia maka bisa mendatangi dinas terkait (DPMD), nanti kami dari Kominfo memfasilitasi ke pihak Telkom biar bisa dibangun telkom satelit di desa," pungkasnya.[manan]
loading...
TAG