Terdampak Covid-19, Omzet Pedagang Buah Musiman Turun

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Imbas wabah virus Corona berdampak juga pada menurunnya daya beli sekaligus turunnya omzet penjualan. Kondisi setidaknya dirasakan Masrita, penjual buah musiman di Kota Kuala Kapuas

Memasuki bulan Ramadhan biasanya dagangan buah yang digelar Masrita cukup ramai diburu warga. Namun pada tahun ini kondisinya berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena pandemi Covid-19.

"Tahun sebelummya penjualan buah timun suri bisa mencapai 120 kilogram per harinya, tapi sekarang hanya bisa terjual 60 kilograman," tutur Ibu Masrita, Kamis (7/5/2020).

Berjualan buah segar menjadi pilihan Masrita, terutama di saat bulan Ramadhan, khususnya buah-buahan yang sering dikonsumsi saat berbuka puasa, seperti timun suri, semangka serta buah kelapa muda. 

Dengan menggelar dagangan seadanya di atas meja beralas terpal di tepi Jalan Anggrek Kuala Kapuas, wanita ini tampak tetap bersemangat saat melayani pembelinya yang datang.

"Untuk buah timun suri ini penjualannya Rp8 ribu per kilo, kalau yang sudah diperam hanya Rp3 hingga 4 ribu," imbuhnya.

Masrita berharap, kendati di tengah wabah Corona saat ini dari berjualan buah-buah tersebut dapat mengais rezeki untuk tetap bertahan hidup.[zulkifli]
loading...
TAG