Ngeyel tak Ikuti Aturan, Pemuda Tanpa Masker Ini Ditindak Satpol PP Kapuas

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Imbauan untuk memakai masker dan menerapkan physical distancing di ruang publik serta tempat-tempat umum sudah berkali-kali dilakukan. Sayanf, masih saja banyak yang abai terhadap imbauan ini.
Seperti kali ini, saat melakukan Patroli Satpol PP dan Damkar Kapuas menemui sejumlah pemuda sedang nongkrong tanpa masker. Alhasil, kepada mereka yang tak taat imbauan ini, petugas memberikan sanksi dihukum push up hingga membuat perjanjian serta difoto sebelum disuruh pulang.
"Tindakan itu dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pemuda yang tak mungunakan masker di luar rumah," kata Sekretaris Satpol PP dan Damkar, Teguh Yunianto, Kamis (14/5/2020).
Sejumlah pemuda itu, bebernya, kedapatan saat sedang nongkrong di kawasan pelabuhan KP3, GPU dan taman kota.
"Kami hanya memberikan tindakan berupa push up dan mereka kami foto dan video dengan pernyataan," tandasnya.
Menurut Teguh, setiap hari pihaknya melakukan patroli pengawasan dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama mengantipasi penyebaran Covid-19 di Kapuas.
"Bagi masyarakat yang keluar rumah tanpa memiliki kepentingan mendesak harus segera pulang ke rumah, apabila terpaksa juga harus keluar rumah karena urusan mendesak harus memakai masker," imbau Teguh.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kapuas, Syahripin S.Sos mengatakan, setelah tim sosialisasi satgas Covid-19 melaksanakan tugas beberapa waktu, ke depan akan bertindak memberikan sanksi yang lebih tegas bagi masyarakat yang tidak menaati imbauan pemerintah, dan demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
Untuk sementara ini Satpol PP dan Damkar hanya memberi edukasi disertai tindakan ringan dan mengamankan kartu identitas bagi yang tidak mentaati imbauan pemerintah dan kartu identitas wajib diambil yang bersangkutan di Kantor Satpol PP dan Damkar Kapuas.
"Kami berharap masyarakat bisa melindungi satu dengan lainya dan lebih menanamkan kesadaran akan pentingnya physical distancing di masa pandemi Covid-19 ini," pungkas Syahripin.[zulkifli]

loading...
TAG