Dunia Pendidikan Jadi Ruang Ilmiah Lahirkan Kader Bangsa

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang selalu diperingati setiap tanggal 2 Mei, sejatinya menjadi momen menggali nilai luhur pendidikan. 
Menurut Anggota DPRD Barito Selatan (Barsel), Putri Siti Rohmawati, momen Hardiknas juga sekaligus mengenang kegigihan dharma bhakti salah satu putra terbaik bangsa, Ki Hajar Dewantara.
"Sosok Ki Hajar Dewantara yang lahir pada tanggal 2 Mei 1889, menjadi salah satu tokoh nasional yang selama hidupnya mengabdikan dirinya dan berjuang untuk kepentingan pendidikan rakyat Indonesia," ucap kepada metrokalimantan.com, Sabtu (2/5/2020).
Ia menambahkan, semasa hidupnya Ki Hajar Dewantara bisa mengangkat masyarakat buta aksara menjadi melek aksara. Ini dilakukannya sebagai bentuk pengabdian pendidikan yang sangat penting kala itu.
Peringatan Hardiknas secara kontekstual era kini, lanjut Politisi dari Partai Demokrat ini, tidak hanya sesederhana melek aksara. Akan tetapi lebih kepada bagaimana dunia pendidikan mampu jadi laboratorium ilmiah.
"Laboratorium ilmiah yang mempersiapkan generasi bangsa serta menjawab tantangan persaingan global yang kian ketat," tuturnya.
Usia kemerdekaan yang tak lagi muda, tetapi negara hari ini masih krisis kepemimpinan kebangsaan. Negara belum mampu hadir menjadi sosok yang begitu disegani, menyusul masih tingginya ketergantungan terhadap bangsa lain.
“Cita dan harapan semoga perbaikan dunia pendidikan dapat menjadi ruang ilmiah yang melahirkan kader-kader bangsa di masa mendatang,” pungkasnya.[deni]
loading...
TAG