DPRD Barsel bakal Bentuk Pansus GTC-19

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Guna mengawasi hasil refocusing alokasi Biaya Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp32 miliar, DPRD Kabupaten Barito Selatan membentuk Panitia Khusus Gugus Tugas Covid-19 (Pansus GTC-19).
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Barsel Hermanes mengatakan, Pansus GTC-19 ini bertugas memberikan dukungan, penguatan, serta pengawasan politik terhadap pelaksanaan penanganan pandemi Covid-19 di Bumi Batuah.
Menurutnya, langkah awal yang akan dilakukan, dalam waktu dekat akan memanggil Tim Gugus Tugas dari eksekutif, untuk mengetahui apa saja yang telah dilakukan selama ini.
"Karena dana tersebut nilainya tidak sedikit untuk ukuran kabupaten sekelas Barsel, maka dipandang perlu dilakukan pengawasan secara ketat oleh dewan, terkait untuk apa saja dana tersebut sudah dimanfaatkan," terang Hermanes kepada metrokalimantan.com, Minggu (10/5/2020).
Ia mejelaskan, untuk itu dewan ingin meminta data, sehingga mengetahui sejauh mana yang telah dilakukan Pemkab Barsel terkait penanganan dan pencegahan Covid-19 di daerah ini.
Bahkan ini untuk memastikan penggunaan anggaran tepat sasaran, sekaligus memastikan apakah para Kepala Desa sudah bergerak melaksanakan program Bantuan Langsung Tunai (BLT), karena boleh dianggarkan melalui Dana Desa (DD) untuk penanganan dan pencegahan Covid-19. 
"Maka kami berencana akan turun langsung ke desa-desa, dalam waktu dekat ini," tutur politikus PDIP ini.
Bila dewan turun langsung ke desa-desa, lanjutnya, tentu akan jelas apakah dana BLT tersebut telah diterima oleh masyarakat sesuai peruntukannya atau tidak.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, Pemkab Barsel telah menganggarkan dana pencegahan dan penanganan wabah Sars Cov 2 ini sebesar Rp32,421 miliar, yang dibagi dalam tiga bentuk program.
Program itu, yakni untuk penanganan bidang kesehatan, bidang penanganan dampak ekonomi, serta jaring pengaman sosial.
"Dana tersebut bersumber dari refocusing dan realokasi APBD Barsel Tahun 2020 dan diproyeksikan untuk memenuhi kebutuhan selama tiga bulan kedepan," pungkasnya.[deni]
loading...
TAG