Di Tengah Pandemi Covid-19, DBD di Pulpis Menurun

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Di tengah pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau bersama seluruh pihak lainnya terus berupaya untuk memutus rantai penyebarannya.

Berbagai upaya terus dilakukan pihaknya dalam memerangi wabah ini, mulai sosialisasi, imbauan dan lain sebagainya terus dilakukan di tengah masyarakat kabupaten berjuluk Bumi Handep Hapakat ini.

Di sisi lain, Pemkab juga fokus terhadap penyebaran virus lainnya, demam berdarah atau DBD yang dibawa oleh virus Dengue itu sendiri melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Dalam hal penanganan di tengah pandemi Covid-18 ini, disebutkan Kabid pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes) Pulang Pisau, dr Pande Putu Gina, pihaknya selain fokus pencegahan dan penanganan Covid-19, juga fokus pada penanganan dan pencegahan DBD.

"Karena kita tengah memasuki musim penghujan, maka kita juga fokus dalam pencegahan dan penanganan demam berdarah ini," ujar dr Pande saat dikonfirmasi sejumlah awak media di ruang kerjanya, Rabu (6/5/2020).

Diterangkan dr Pande, pada tahun 2020 ini kasus DBD menurun secara drastis. Hal itu menurutnya diketahui dengan jumlah pasien atau penderita DBD hanya terhitung puluhan orang.

"Dibanding tahun sebelumnnya kasus DBD mulai Januari hingga Mei sebanyak 58 orang, sedangkan tahun ini jumlah bulan yang sama hanya sekitar 13 orang saja," ungkapnya.

Ia menyebutkan, penanganan kasus DBD ini tidak serta merta dilakukan pihaknya, akan tetapi kesadaran masyarakat yang cukup tinggi dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan sekitar, sehingga bibit-bibit nyamuk pembawa virus Dengue tidak dapat berkembangbiak.

"Ini tentunya upaya kita bersama masyarakat dalam pencegahan DBD di Pulpis. Kita juga berharap wabah Covid-19 cepat berlalu, dan ini juga perlu kerjasama seluruh pihak dalam penanggulangannya, salah satunya tetap mematuhi anjuran pemerintah dan jaga kesehatan," pungkasnya.[manan]

loading...
TAG