Bertambah 8 Orang, Sembuh dari Covid-19 di Kalteng jadi 39

Print Friendly and PDF

PALANGKA RAYA, MK - Kabar baik untuk masyarakat Provinsi Kalimanyan Tengah (Kalteng) Minggu 10 Mei 2020. Meski dilaporkan terjadi peningkatan pada kasus positif Covid-19, namun di waktu bersamaan juga terjadi penambahan pasien sembuh dalam jumlah signifikan.
Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng bahwa hari ini terjadi penambahan pada pasien positif dalam 24 jam terakhir sebanyak 1 orang. 
Penambahan 1 pasien positif yang baru dalam 24 jam terakhir merupakan distribusi dari Kota Palangka Raya yang saat ini pasien itu sedang menjalani perawatan di RSUD Doris Sylvanus, Palangka Raya hingga tercatat total kasus positif di wilayah Kalteng mencapai 193 orang.
Pun demikian dengan jumlah pasien sembuh dari Covid-19 dalam jumlah banyak. Diketahui, pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 dalam 24 jam terakhir sebanyak 8 orang.
"Dari 8 orang yang dinyatakan sembuh tersebut, di antaranya 1 orang merupakan warga asal Kota Palangka Raya, 6 orang merupakan warga asal Kabupaten Kotawaringin Barat, dan 1 orang lainnya merupakan warga asal Kabupaten Lamandau," ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, H Sugianto Sabran.
Diuraikannya, tidak hanya kasus positif maupun sembuh yang mengalami peningkatan, Pasien Dengan Pengawasan (PDP) di wilayah Kalteng turut mengalami peningkatan dalam 24 jam terakhir sebanyak 2 orang sehingga menjadi 70 orang saat ini.
Distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka Raya 15 orang, Kabupaten Barito Utara 1 orang, Pulang Pisau 4 orang, Katingan 9 orang, Kapuas 15 orang, Barito Timur 2 orang, Barito Selatan 8 orang, Seruyan 1 orang, Gunung Mas 8 orang, Lamandau 1 orang, Murung Raya menjadi 3 orang, Kotawaringin Timur 1 orang dan Kabupaten Sukamara 2 orang.
Sementara itu, untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) saat ini mengalami pengurangan pada jumlahnya dari hari sebelumnya. Ini berbanding terbalik dengan kasus positif, sembuh maupun PDP yang mengalami peningkatan. 
"Jumlah ODP hingga saat ini menjadi 217 orang, sedangkan yang meninggal dunia tetap berjumlah 7 orang," tandasnya.[kenedy]

loading...
TAG