Bansos Harus Tepat Sasaran, Hermanes: Jangan ada Akal-akalan

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Panitia Khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Barito Selatan (Barsel), memanggil Dinas terkait hearing penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) sembako yang kini menjadi perbincangan masyarakat. 
Dalam hearing yang berlangsung di ruang rapat gedung DPRD Barsel, Pansus Covid-19 meminta penjelasan sejelas-jalasnya untuk mengawasi alokasi anggaran bansos agar digunakan secara benar.
Anggaran yang dialokasikan Pemkan Barsel senilai Rp32 Meliar lebih untuk pencegahan dan penanganan Covid-19. Karenanya ini harus benar-benar dialokasikan sesuai kebutuhan riil di lapangan.
Menurut Ketua Pansus DPRD Barsel, Hermanes, Jumat (15/5/2020), pihaknya bekerja dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 dan Sekber Gugus Tugas berkaitan dengan dana yang digunakan oleh mereka sekitar Rp32 miliar lebih.
Berkaitan dengan itu, lanjutnya, ada kesepakatan dari jumlah yang sudah terdata sebanyak 10600 dan data Kartu Kelurga  (KK) Bansos untuk penerima bantuan. Tetapi setelah diadakan rapat mengingat ada laporan, dikabarkan banyak masyarakat yang belum menerima bantuan itu. 
Jadi disepakati pada rapat Pansus dengan Tim Sekber ini masih bisa didata kembali. Pendataan dibuktikan dengan surat dari  RT dan dilampirkan dengan KTP benar-benar tidak mampu.
"Ini yang kita bicarakan kalau mereka dapat dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), maupun dana dari  Provinsi tidak boleh lagi menerima dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barsel. Kita tidak boleh dobel kalau sudah menerima dana Bonsos itu," paparnya.
Hermanes menjelaskan, berkaitan dengan dana bansos tersebut pihaknya sudah minta data dari Tim Sekber atau dari Tim Gugus Tugas Covid 19 bahwa data yang menerima dari Provinsi akan diberikan jumlah orang-orangnya se-Kabupaten Barsel yang sudah menerima bantuan dari bansos itu. 
"Atau sudah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Desa  tidak boleh lagi menerima dana dari APBD. Kami minta data selengkap-lengkapnya Tim Sekber Covid-19 pemerintah Barsel dan tidak ada akal-kalan," tandasnya.
Tugas Pansus DPRD Barsel akan memantau dari semua kegiatan tersebut. "Data sudah kami minta, dan sebagian data sudah kami terima. Seperti dana bantuan sosial kepada masyarakat tertera jumlah sekian," imbuh politikus PDIP ini.
Ia menambahkan, bantuan sudah ada rinciannya seperti beras sekian kilogram, minyak goreng sekian kilogram dan gula pasir sekian kilogram.
Ini ditegaskan tugas Tim Pansus DPRD Barsel, makanya rapat dengan Pemkab atau dengan tim Gugus Tugas Covid-19 dan akan mengadakan rapat lagi mengantisipasi hal-hal seperti ini.
"Secara menyeluruh terkait dana Bansos tersebut Rp32 miliar lebih. Namun berdasarkan evaluasi pihaknya dari evalusi pihak dinas terkait tersisa kurang lebih Rp15 miliar," jelasnya.
Hermanes mengingatkan jangan ada yang bermain dengan dana bansos tersebut. Kalau ada yang main bakal berhadapan dengan hukum.[deni]

loading...
TAG