Zona Merah Meluas, Positif Covid-19 di Kalteng jadi 60 Orang

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Perkembangan pasien positif Covid-19 di wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) belakangan ini terlihat signifikan peningkatannya.
Bahkan hingga kini sudah sembilan Kabupaten dan Kota di wilayah Provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai ini yang masuk zona merah.
Dari data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng, per 20 April 2020 yang diterima media ini menunjukkan bahwa untuk kasus positif kembali meningkat dengan jumlah 60 orang.
"Hari ini, Senin 20 April 2020 pasien positif Covid-19 kembali bertambah di Provinsi Kalimantan Tengah, yakni 60 orang. Ini menunjukan pertambahan yang signifikan dari hari kemarin dengan jumlah 46 orang," ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng, H Sugianto Sabran.
Diuraikan pria yang juga Gubernur Kalteng ini, penambahan pasien positif dalam 24 jam terakhir merupakan distribusi dari Kota Palangka Raya 2 orang, Kabupaten Katingan 2 orang, Kotawaringin Timur 5 orang, Kotawaringin Barat 2 orang, Seruyan 1 orang dan Kabupaten Murung Raya 2 orang.
"Saat ini, pasien positif yang baru sedang menjalani perawatan di sejumlah Rumah Sakit rujukan Covid-19, di antaranya di RS Doris Sylvanus Palangka Raya, RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dan RSUD Murjani Sampit," jelasnya.
Dijelaskannya, total kasus positif sebanyak 60 orang tersebut masing-masing 48 orang masih dalam perawatan, 9 orang dinyatakan sembuh dan 3 orang meninggal dunia.
Sebanyak 48 pasien yang sedang menjalani perawatan di RS Doris Sylvanus Palangka Raya 23 orang, RS Sultan Imanuddin 13 orang dan RS Murjani Sampit 12 orang.
Dilanjutkannya, untuk jumlah PDP dalam 24 jam terakhir mengalami pengurangan sebanyak 8 orang. Total kasus PDP pada hari ini menjadi 73 orang.
PDP di Palangka Raya berkurang menjadi 42 orang, mengalami pengurangan sebanyak 3 orang dalam 24 jam terakhir, PDP di Pangkalan Bun turut mengalami pengurangan sebanyak 1 orang sehingga PDP di Rumah Sakit tersebut menjadi 10 orang, PDP di RS Murjani Sampit juga turut mengalami pengurangan sebanyak 6 orang, di mana data 24 jam terakhir berjumlah 9 orang.
Selanjutnya, PDP di RS Soemarno Sosroadmodjo Kapuas bertambah 1 orang menjadi 2 orang hingga saat ini, PDP di RSUD Tamiang Layang tetap 1 orang, PDP di RSUD Muara Teweh tetap 6 orang dan PDP di RSUD Puruk Cahu bertambah menjadi 9 orang, dimana pada hari sebelumnya hanya berjumlah 8 orang.
Lebih lanjut, distribusi PDP dari masing-masing daerah diantaranya Kota Palangka Raya 12 orang, Kotawaringin Barat 10 orang, Barito Utara 5 orang, Murung Raya 20 orang, Kotawaringin Timur 2 orang, Pulang Pisau 5 orang, Katingan 2 orang, Barito Selatan 6 orang, Gunung Mas 2 orang, Lamandau 1 orang, Kapuas 2 orang dan Kabupaten Barito Timur 6 orang.
Sementara ODP di Kalteng juga mengalami pengurangan sebanyak 2 orang dalam kurun waktu 24 jam terakhir. Jumlah ODP pada hari ini tersisa 265 orang, dimana diketahui pada hari sebelumnya Minggu, (19/04/2020) berjumlah 267 orang. ODP terbanyak tetap berada di Kota Palangka Raya berjumlah 56 orang.
Wilayah zona merah hingga saat ini berada di 10 Daerah, di antaranya Kota Palangka Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Barito Timur, Kapuas, Katingan, Pulang Pisau, Murung Raya, Barito Utara dan Kabupaten Seruyan.
"Tiga daerah dengan zona kuning diantaranya Kabupaten Gunung Mas, Barito Selatan dan Kabupaten Lamandau. Sementara, Daerah Kabupaten Sukamara menjadi satu-satunya Daerah zona hijau," tukasnya.[kenedy]
loading...
TAG