Waduh...!, Usulan Anggaran Penanganan Covid-19 Belum Disampaikan Eksekutif

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Hingga kini, Indonesia masih bergelut melawan Corona Virus Disease alias Covid-19. Jumlah kasus virus Corona terus bertambah dan beberapa dilaporkan sembuh. Namun tak sedikit juga yang meninggal. 
Usaha penanganan dan pencegahan terus dilakukan pemerintah untuk demi melawan Covid-19. Tak terkecuali dengan Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel).
Sayang, pihak eksekutif di Bumi Batuah ini terkesan lamban bergerak dalam menangani Covid-19. Ini terindikasi dengan usulan anggaran percepatan penanganan Covid-19 yang belum juga disampaikan pihak Eksekutif ke DPRD Barsel.
Langkah lamban ini pun memantik kekecewaan di kalangan Anggota Legislatif.
"Usulan anggaran terkait penanganan Covid-19 belum juga disampaikan Pemkab, namun kita masih menunggu usulan anggarannya," ungkap Ketua DPRD Barito Selatan, HM Farid Yusran usai memimpin rapat Badan Musyawarah (Banmus), Selasa (14/4/2020).
Farid menegaskan, dalam rapat Banmus pihaknya sudah meminta kepada Eksekutif segera mengajukan usulan anggaran penanganan Covid-19. Ini penting agar bisa segera dibahas legislatif secara bersama.
Dengan anggaran tersebut, lanjut Farid, banyak yang perlu disiapkan untuk berbagai macam kegiatan. Ia meyakini anggaran yang diperlukan dalam percepatan penanganan sekaligus memutus rantai penularan Covid-19 itu diperkirakan lebih dari Rp10 miliar.
"Dana itu diperlukan, seiring sudah ditetapkannya wabah Covid-19 menjadi bencana nasional oleh Presiden Republik Indonesia. Karena itu di Kabupaten Barsel perlu juga melakukan upaya pencegahan dengan diajukannya anggaran oleh pihak eksekutif kepada pihak legislatif," pungkasnya.[deni]

loading...
TAG