Puluhan Santri Asal Kapuas Harus Jalani Karantina Mandiri

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Sebanyak 98 santri asal Kabupaten Kapuas yang memondok di Pesantren Darul Hijrah, Martapura, Kalimantan Selatan, tiba di kota Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah dalam keadaan selamat dan sehat walafiat.  
Mereka tiba di Kota Air Kapuas, Selasa (14/4/2020), dengan menggunakan armada bus dan disambut para orangtua serta dikawal oleh petugas Gugus Tugas Covid-19 Kapuas, dalam hal ini tim medis Dinas Kesehatan setempat.
"Alhamdulillah hari ini kita menyambut para santri Darul Hijrah, Martapura, Kalimantan Selatan asal Kabupaten Kapuas. 
Mereka terdiri dari 61 santriwati dan 37 santri putra, mereka sudah dicek kondisi kesehatannya oleh tim kesehatan dalam keadaan sehat wal afiat," kata Kabid P2P Dinkes Kapuas, dr Try Setya Utami.
Dari sejumlah santri tersebut, terang Try, mereka telah dilakukan pendataan, dan Tim daribDinas Kesehatan Kapuas memastikan mereka dalam kondisi sehat.
Kendati demikian, para santri tersebut tetap harus melakukan karantina mandiri di rumahnya masing-masing.
"Dinas Kesehatan Kapuas sudah mendata untuk dilakukan pemantauan selama 14 hari ke depan," imbuh Try.
Kepada para santri yang tiba tersebut diberikan pesan-pesan selama mereka karantina mandiri di rumahnya masing-masing.
"Sementara ini tidak usah malakukan kontak fisik, seperti bersalaman, tetap tinggal di rumah, makan-makanan bergizi, menjaga kebersihan diri, mandi dan sering cuci tangan dengan sabun," tandasnya.
Kemudian sebagaimana imbauan Bupati Kapuas Ben Brahim serta imbauan MUI dan para tokoh ulama, agar mereka melakukan aktivitas ibadah salat di rumah saja.
"Mereka akan dilakukan pemantauan oleh Puskesmas di wilayahnya  masing-masing," tukas Try.[zulkifli]

loading...
TAG