Polres Pulpis Terus Pantau Aktivitas Pasar Ramadan Mandiri

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Tidak seperti tahun sebelumnya, di mana kehadiran pasar Ramadan selalu menjadi perhatian masyarakat Pulang Pisau, khususnya warga Kecamatan Kahayan Hilir dalam mencari menu berbuka puasa.
Bagaimana tidak, pasar Ramadan yang dipusatkan di komplek pasar Patanak, tepatnya halaman eks Terminal Eka Panende, Kota Pulang Pisau itu menjual berbagai jenis makanan dan minuman serta kuliner lainnya.
Sehingga dengan itu, masyarakat baik umat muslim dan umat lainnya berbondong-bondong mendatangi ke lokasi pasar yang hanya ada setiap tahunnya, yakni saat bulan Ramadan tiba.
Namun tahun ini suasana sangat jauh berbeda, sebab Pemkab Pulang Pisau melalui imbauannya di tengah wabah Covid-19 ini, tidak memberikan fasilitas berupa lapak dan tenda bagi pedagang, sehingga masyarakat diminta berjualan secara mandiri, dan itupun jika ingin berjualan.
Meski tak dilarang untuk berjualan secara mandiri, namun aktivitas para pedagang di pasar Ramadan mandiri tersebut terus dipantau oleh stakeholder setempat, termasuk jajaran Polres Pulang Pisau dan Polsek Kahayan Hilir.
Dalam pantauan petugas Sebelumnnya masih banyak para pedagang maupun pembeli yang belum sadar dalam menjalan protokol kesehatan di tengah wabah Covid-19 ini.
Dari itu, tujuan pemantauan sendiri, tidak lain upaya bersama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di wilayah Pulang Pisau.
"Kehadiran pasar Ramadan secara mandiri ini masyarakat belum sepenuhnya sadar akan protokol kesehatan sehingga perlu dilakukan berbagai upaya agar tidak terjadi penyebaran virus tersebut, termasuk pemantauan oleh anggota Polres Pulpis dan Polsek Kahlir," ucap Kasat Binmas Polres Pulang Pisau AKP Boyran didampingi Polsek Kahlir dan anggota Satlantas Polres setempat, Minggu (26/4/2020).
Dalam pemantauan itu, lanjut Boyran, pihaknya tak henti-hentinya melakukan sosialisasi agar para pedagang dan pengunjung wajib memakai masker, jaga jarak dan segera pulang jika sudah selesai melakukan jual beli di pasar Ramadan tersebut.
"Kami terus memberikan berbagai imbauan agar hal yang tidak diinginkan terjadi ditengah wabah ini. Dari itu kami meminta baik pedagang maupun pengunjung mematuhi protokol kesehatan," tegasnya.
Ia menambahkan, dalam pantauan pihaknya sendiri, mulai awal Ramadan hingga ini tidak sedikit ditemukan pedagang maupun pengunjung yang masih tidak menggunakan masker. Sehingga, pihaknya melakukan teguran sembari memberikan sebuah masker ke warga yang didapati tidak menggunakan masker. 
"Sekali lagi ini upaya kita bersama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Handep Hapakat ini," tutupnya.[manan]
loading...
TAG