Penerima Bansos di Kalteng Jangan Sampai Dobel

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Pencairan bantuan sosial (bansos) untuk warga yang terdampak Covid-19 harus tepat sasaran. 
Saat ini Pemerintah Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sedang melakukan pendataan guna mengetahui orang-orang yang berhak mendapatkan bantuan selama tiga bulan tersebut.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit Karyawan Yunianto mengatakan, sebelum bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat, pemerintah daerah harus selektif dalam penyalurannya serta berharap bantuan yang diberikan jangan sampai dobel.
"Kenapa saya pesan seperti ini, karena pihak pusat, provinsi, kabupaten dan kota juga akan memberikan bantuan serupa," ungkapnya, Jumat (17/4/2020).
Dilanjutkan politisi PDIP ini, rencananya pemerintah pusat dan provinsi akan memberikan bantuan uang tunai, sedangkan kabupaten dan kota akan memberikan paket sembako kepada warga terdampak Covid-19 ini.
"Jangan sampai sudah dapat bantuan paket sembako, dapat lagi bantuan uang tunai, makanya dalam penyalurannya harus benar-benar selektif," tegasnya.
Ditambahkannya, data penerima dari pusat dan provinsi harus dipisah dengan data yang diberikan oleh kabupaten dan kota, sehingga dengan cara seperti ini pasti tidak akan terjadi dobel bantuan.[kenedy]

loading...
TAG