Pastikan Stok Pangan, Legislator Ini Sidak Pasar bersama Tim Gabungan

Print Friendly and PDF
BUNTOK – Ketersediaan stok pangan di pasaran, khususnya di Kota Buntok, menjadi pemantauan Tim Gabungan Pemkab, DPRD, Polres dan Kodim 1012. 
Ini penting untuk memastikan sembako aman dan tersedia selama wabah virus Corona. Tim gabungan sendiri telah menyidak sejumlah pasar, Jumat (3/4/2020).
Wakil Ketua I DPRD Barsel, H Moch Yusuf Kalem, Minggu (5/4/2020) membenarkan sidak pasar. Giat itu dilakukan menyikapi adanya peningkatan status darurat wabah Covid-19.
Selain itu, lanjutnya, sidak juga sebagai langkah antisipasi terjadinya lonjakan harga pasar menjelang memasuki bulan Suci Ramadhan yang tinggal hitungan hari.
"Dari hasil kita turun bersama tim, stok sembako aman dan harga kebutuhan pokok di wilayah Barsel cenderung stabil,” ungkap Yusuf.
Menurutnya, berdasarkan hasil sidak, harga sembako seperti beras, minyak goreng, telur cenderung masih stabil. Hanya harga gula pasir yang diketahui naik.
"Saat ini rata-rata hampir di setiap pedagang harga jual gula pasir mencapai angka Rp21.000 per kilogram," tutur Yusuf.
Terkait kondisi ini, Ia mengimbau masyarakat untuk tidak perlu panik hingga melakukan aksi-aksi yang justru bisa menyebabkan terganggunya stabilisasi pasar dan berdampak negatif pada keamanan di daerah.
"Kami mengimbau kepada seluruhnya (masyarakat), agar jangan panik dan melakukan aksi-aksi yang bisa menimbulkan kegaduhan dan kacaunya stabilitas harga pasar," pintanya.
Politisi Partai Golkar ini menambahkan, untuk menghindari terjadinya panic buying, tidak perlu ada perilaku memborong oleh sebagian orang. Ini penting agar tidak terjadi kelangkaan barang dan menyebabkan kenaikan harga di pasaran.
“Karena ketersediaan bahan pokok masih aman, jadi tidak perlu ada yang melakukan aksi ‘panic buying," tutupnya.[deni]

loading...
TAG