Legislator Ini Minta Anggaran Covid-19 Pulang Pisau Lebih Transparan

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Wabah Corona Virus Disease atau Covid-19 di Kabupaten Pulang Pisau juga tampaknya berdampak pada penurunan kinerja DPRD Pulang Pisau, khususnya di bidang pengawasan.
Salah satu faktor penyebab penurunan kinerja tersebut, akibat pemotongan anggaran DPRD Pulang Pisau hingga 50 persen.
Itu dikatakan anggota komisi II DPRD Pulang Pisau bidang Ekonomi dan Keuangan, Edvin Mandala kepada media ini, Senin (27/4/2020).
"Penurun anggaran ini jelas menurutnya kinerja kita (DPRD Pulpis), dan ini bukan terjadi pada dewan saja, tapi semua menurun termasuk anggaran di SOPD Pemkab Pulpis. Ini juga karena pendapatan negara turun dan sebagian dialihkan dalam penanganan Covid-19," ucapnya.
Meski begitu, menurut Legislator dari Fraksi Gabungan Gerakan Demokrat Persatuan DPRD Pulang Pisau ini, pihaknya tetap menjalankan tugas dan fungsi sebagai wakil rakyat di kabupaten berjuluk bumi Handep Hapakat ini.
"Di sini kita melihat ada kelemahan, yakni pihak  Eksekutif kurang transparan terhadap anggaran tersebut, seharusnya kelihatan berapa sih jumlah pemotongan sesuai dari SKB Menteri itu, dan berapa untuk apa saja peruntukan untuk penanganan wabah Covid-19 ini. Jadi, seluruh SOPD atas pemotongan tersebut harus kelihatan," tuturnya.
Dengan ini juga, pihaknya berharap agar wabah Covid-19 ini cepat berlalu, sehingga seluruh pihak dapat menjalankan aktivitasnya lagi secara normal.[manan]

loading...
TAG