Hoaks Menyebar, Selektif Membaca Berita di Medsos

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Teliti dalam membaca informasi di media sosial atau medsos harus dilakukan masyarakat. Apalagi saat ini hoaks alias berita bohong begitu mudah menyebar di medsos, termasuk hoaks terkait virus Corona.
Wakil Ketua ll DPRD Barito Selatan (Barsel), Hj Enung Irawati  meminta masyarakat tidak begitu saja percaya terkait kabar seputar penyebaran informasi Corona Virus Disease atau Covid-19 dari medsos yang tidak jelas asal-usulnya.
"Masyarakat jangan mudah percaya kalau ada kabar Informasi dari medsos, karena hal itu bisa mendatangkan malapetaka bagi negeri kita," tutur Enung kepada metrokalimantan.com, Selasa (7/4/2020).
Ia mengatakan, informasi di media sosial itu biasanya bukanlah informasi resmi yang berasal dari pemerintah. Dengan demikian, biasanya informasi yang disebar cenderung menimbulkan hoaks atau informasi bohong.
Menurutnya, dalam kasus virus Corona, sebenarnya hanya pemerintah yang boleh memberikan pernyataan resmi. Karena memang hanya pemerintah yang mempunyai informasi konkret terkait penyebaran Covid-19.
Legislator PKB ini menjelaskan, dalam kasus virus Corona ini adalah masalah negara, masalah bangsa, jadi pemerintah bersama legislatif punya tanggung jawab untuk sosialisasi. 
"Ini agar semua pesan jadi tenang untuk mengatasi atau mengantisipasi wabah Covid-19," jelasnya.
Masyarakat, lanjutnya, jangan  meragukan pemerintah karena sudah sangat terbuka dalam pemberitaan terkait Covid-19. 
"Pemerintah sudah berusaha semaksimal mungkin untuk bisa mengumpulkan pemangku kepentingan atau kuasa ilmu untuk menyampaikan ke publik terkait  informasi tersebut," pungkas Enung.[deni]

loading...
TAG