Dampak Pandemi Juga Dirasakan Pemandu Lagu

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Lumpuhnya perekonomian dampak dari pandemi virus corona atau Covid-19 hampir dirasakan semua lapisan masyarakat.
Pun demikian dengan para pemandu lagu (LC) karaoke di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah memilih berada di kamar kos karena tempat hiburan malam di mana mereka bekerja tutup akibat pandemi virus tersebut.
Sebut saja P (20) salah satu pemandu lagu di tempat karaoke di Kota Cantik tersebut memilih tinggal di kamar kos karena tidak bisa menemani tamu menyanyi.
"Hampir satu bulan saya nganggur mas, semua tempat karaoke tidak ada yang buka," ungkapnya, Selasa (21/4/2020).
Dilanjutkannya, pandemi Covid-19 ini sangat dirasakan dampaknya sebab selama berada di kos-kosan dirinya tidak mendapat pemasukan apapun. 
Sebagai pekerja lepas yang sering kali di cap miring ini, nasib para pemandu lagu tak menerima kompensasi atau gaji dari tempat mereka bekerja.
"Kalau saya sih gak ada dapat apa-apa, kalau karaokenya tutup, tapi saya dengar ada juga yang terima uang seperti kompensasi. Kalau saya pribadi masih ada uang tabungan mas. Meskipun jumlahnya tidak terlalu banyak tapi setidaknya bisa menyambung hidup," ujarnya.
Ia sendiri tidak bisa menggantungkan kebutuhan hidupnya hanya dengan uang tabungan yang kian hari terus menipis. Apalagi ada sejumlah tanggungan yang harus dibayarkan setiap bulannya.
"Kalau saya hanya berharap dari pekerjaan sebagai pemandu lagu, tapi mungkin anggapan sebagian orang kita ini juga bisa memberikan layanan plus-plus," bebernya.
"Semoga pandemi ini cepat berlalu agar kita semua bisa melakukan aktivitas untuk mencari nafkah," tukasnya.[kenedy]
loading...
TAG