Bertambah Lagi, Positif Covid-19 di Kalteng jadi 82 Orang

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Jumlah kasus positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali bertambah. Selasa, 21 April 2020 kemarin berjumlah 78 orang, hari ini Rabu (22/4/2020) menjadi 82 orang.
"Hari ini pasien positif Covid-19 kembali bertambah di Kalimantan Tengah sebanyak 4 orang," ungkap Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, H Sugianto Sabran.
Pria yang juga Gubernur Kalteng ini menguraikan, penambahan pasien positif yang baru dalam 24 jam terakhir merupakan distribusi dari Kota Palangka Raya sebanyak 3 orang dan Kabupaten Kapuas sebanyak 1 orang.
"Total kasus positif sebanyak 82 orang, masing-masing 69 orang masih dalam perawatan, 9 orang dinyatakan sembuh dan 4 orang meninggal dunia. Tingkat kematian Case Fatality Rate (CFR) Covid-19 di Kalteng 4,9 perseb, masih di bawah Nasional," tegasnya.
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini menguraikan, sebanyak 69 pasien positif Covid-19 yang sedang menjalani perawatan, berada di sejumlah Rumah Sakit (RS) rujukan, di antaranya di RS Doris Sylvanus (RSDS) Palangka Raya 42 orang, RS Sultan Imanuddin (RSSI) 13 orang, RSUD Murjani Sampit 12 orang dan Karantina Pemerintah Daerah Kapuas 2 orang.
Sementara, 9 orang yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 yakni 8 orang berdasarkan hasil dari RS rujukan Covid-19 RSDS Palangka Raya dan 1 orang berdasarkan hasil dari RSUD Murjani Sampit.
Lebih jauh disampaikan, untuk kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) turut mengalami penambahan sebanyak 2 orang dibanding data tanggal 21 April 2020. PDP sampai saat ini berjumlah menjadi 60 orang.
Untuk kasus Orang Dalam Pemantauan (ODP) tidak ada perubahan dibanding data pada tanggal 21 April 2020, tetap berjumlah 252 orang.
"Mari kita bersama bergerak mencegah dan menangani Covid-19 mulai dari diri sendiri, keluarga kita, tetangga kita, lingkungan kita," imbaunya.
Ditambahkan Gubernur, dirinya selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng memastikan bahwa Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Kota harus hadir dengan cepat dan tanggap dalam pencegahan dan penanganan serta dampak Covid-19.
"Saya sudah mengimbau kepada Walikota dan Bupati se-Kalteng untuk menyiapkan anggaran yang maksimal untuk mempercepat penanganan kasus Covid-19 di Kalteng, khususnya dampak kesehatan, sosial dan dampak ekonomi," tandasnya.[kenedy]
loading...
TAG