Begini Panduan Ibadah Ramadhan di Tengah Corona

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menyampaikan panduan ibadah Ramadhan dalam masa wabah SARS-CoV-2 atau virus corona yang kini sudah menjadi pendemi global.
Dihadiri Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat, Unsur Forkopimda, Ketua Ormas Keagamaan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah serta tokoh agama lainnya, Kepala Kemenag Kapuas, H Ahmad Bahruni menyampaikan panduan ibadah Ramadhan sebagaimana Surat Edaran Menteri Agama RI  Nomor 6 Tahun 2020, di halaman masjid Agung Al Mukarram, Senin (13/4/2020).
"Wajib menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan sesuai ketentuan fiqih ibadah," kata Bahruni.
Sahur dan buka puasa secara individu atau bersama keluarga di rumah, tidak perlu sahur on the road dan buka puasa bersama ditiadakan.
Untuk salat Tarawih dan Tilawah Alquran dilakukan cukup di rumah  secara individu atau bersama keluarga inti.
"Buka puasa bersama baik dilaksanakan di Iembaga pemerintahan, lembaga swasta,  masjid/musala ditiadakan," tandas Bahruni.
Kemudian untuk Peringatan Nuzulul Quran dalam bentuk tablig akbar ditiadakan.
Tidak melakuhan iktikaf pada 10 malam terahhir bulan Ramadan di masjid-masjid ataupun musala.
"Salat Idul Fitri secara berjamaah, baik di masjid atau di lapangan ditiadakan. Untuk itu diharapkan terbitnya Fatwa MUI menjelang waktunya," tukas Bahruni.[zulkifli]

loading...
TAG