Tekan Angka Penyalahgunaan Narkoba, BNN Buat Kebijakan

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Peredaran dan penyalahgunaan narkoba mengancam dan menyebar ke seluruh pelosok dan siap menjadi mesin pembunuh massal.
Persoalan penyalahgunaan dan peredaran narkoba ini telah mengancam seluruh lapisan masyarakat tidak hanya di kota besar tetapi juga telah sampai ke pelosok daerah.
Dengan banyaknya pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan oleh pihak kepolisian membuktikan tingkat peredaran narkoba di masyarakat semakin merajalela.
Badan Narkotika Nasional (BNN) membuat kebijakan baru dengan layanan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat yakni dengan program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM).
IBM dibentuk sebagai solusi untuk memberikan pelayanan bagi para korban penyalahgunaan narkoba yang kesulitan mendapat akses rehabilitasi.
Kepala Bidang Rehabilitasi BNN Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Dorce Sanda mengatakan, program IBM akan dicanangkan di kelurahan yang ditunjuk sebagai kelurahan Bersinar (Bersih Narkoba) di Kota Palangka Raya, yakni di Kelurahan Pahandut dan Langkai.
"IBM merupakan suatu program berkelanjutan terhadap penyalahgunaan narkoba yang diselenggarakan oleh masyarakat dari masyarakat dan untuk masyarakat," ungkapnya, Kamis (5/3/2020).
Menurutnya, bentuk kegiatan IBM di kelurahan Bersinar berupa Skrining dan Intervensi Lapangan (SIL), Pemulihan Berbasis Masyarakat (PBM) dan Agen Pemulihan (AP).
Kegiatan IBM ini akan melibatkan seluruh perangkat kelurahan mulai dari ketua RT/RW, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan masyarakat di lingkungan kelurahan tersebut dengan tujuan untuk menggerakkan kelurahan bebas dari narkoba.
"Kami berharap dengan program inovasi IBM dapat menyelesaikan permasalahan penyalahgunaan narkoba dan dapat dilaksanakan secara simultan untuk mendukung tercapainya tujuan kelurahan Bersinar yaitu kelurahan bersih narkoba," tandasnya.[kenedy]
loading...
TAG