Minggu Depan, Penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Ditutup

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Sugianto Sabran rencananya bakal menutup penerbangan di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya. 
Penutupan tersebut sebagai antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Bumi Tambun Bungai. Penutupan rencananya diberlakukan mulai pekan depan selama kurang lebih 14 hari.
"Ini tidak lain demi kesehatan dan keselamatan masyarakat Palangka Raya secara khususnya dan Kalimantan Tengah umumnya. Karena Kota Palangka Raya sudah masuk dalam zona merah Covid-19," kata Gubernur kepada metrokalimantan.com ini, Sabtu (28/3/2020) malam.
Diterangkannya, penutupan bandara ini bukan hanya penerbangan dari Kota Palangka Raya, bahkan sebaliknya menuju kota-kota lainnya yang positif terdampak Covid-19 juga ditutup.
"Kita ketahui sekarang di Kalteng ada enam orang positif Covid-19. Terus 411 orang ODP dan 34 PDP," imbuhnya.
Menurut Sugianto, dampak dari penutupan penerbangan Bandara Tjilik Riwut ini sebelumnya sudah dipertimbangan bersama, baik itu dampak ekonomi maupun sosial. 
"Sekali lagi, ini upaya kita untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kalteng. Karena pasien yang ada ini setelah melakukan riwayat perjalanan dari daerah yang terdampak Covid, seperti Jakarta, Pulau Jawa dan sekitarnya," ungkapnya.
Dari itu, orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini berharap dukungan seluruh pihak, agar pekan depan penutupan Bandara sudah mulai diberlakukan. 
"Mohon dukungan semua pihak. Kita juga sudah berkoordinasi dengan unsur Forkopimda Kalimantan Tengah," tandasnya.[kenedy]

loading...
TAG