Lantik 11 Bunda PAUD, Ini Harapan Ary Egahni

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Pelantikan sekaligus pengukuhan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD ) dari 11 Kecamatan dan 12 Bunda PAUD Desa dilkasanakan di aula Kantor Bupati, Jalan Pemuda, Kuala Kapuas, Senin (9/3/2020).
Pengukuhan turut disaksikan Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat. Acara ini juga bertepatan dengan momen pelantikan Kepala Desa.
Bunda PAUD yang dilantik itu, yakni Kecamatan Bataguh, Kecamatan Kapuas Hulu, Kecamatan Kapuas Tengah, Kecamatan Tamban, Kecamatan Pulau Petak, dan Kecamatan Dadahup.
Kemudian Kecamatan Basarang, Kecamatan Mandau Talawang, Kecamatan Timpah, Kecamatan Mantangai dan bunda PAUD Kecamatan Pasak Talawang, selain itu turut dikukuhkan 12 bunda PAUD desa.
Ary menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Bupati Kapuas dan seluruh jajaran Pemkab Kapuas yang sangat mengapresiasi atas kehadiran sosok Bunda PAUD secara berjenjang, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan dan desa, sehingga angka partisipasi kasar PAUD sampai hari ini tuntas bahkan lebih dari 100 persen.
"Menjadi seorang Bunda PAUD haruslah dihayati dan dinikmati serta dijalankan oleh seluruh bunda PAUD yang baru dikukuhkan," kata Ary.
Anggota DPR RI ini juga menyampaikan ucapan selamat kepada para istri camat dan istri kepala desa yang sudah dikukuhkan secara khusus menjadi Bunda PAUD.
“Tidak semua orang bisa menjadi Bunda PAUD, berarti ibu-ibu adalah sosok yang terpilih, istimewa dan pribadi yang berharga. Oleh karena itu, bersyukur dengan hal itu dan nikmati jabatan ini dengan baik dan bertanggung jawab,” katanya.
Ary berpesan kepada istri camat yang juga Ketua TP PKK dan bunda PAUD kecamatan, dimana bapak camat bertugas disanalah ibu-ibu camat berada.
“Semoga apa yang sudah saya rintis dan saya lakukan dengan sepenuh hati dan sepenuh jiwa raga itu dilakukan oleh bunda PAUD yang dikukuhkan pada hari ini, memang kita tidak mendapatkan apa-apa, tetapi mudah-mudahan menjadi amal ibadah pemberat timbangan ketika mengadap Sang Khaliq,” ungkapnya.
Istri Bupati Kapuas itu menuturkan, anak adalah investasi atau tabungan bagi masa depan, keluarga adalah harta yang paling berharga.
Untuk itu, Ia mengimbau agar menjaga keluarga, anak-anak usia dini, hubungan suami istri, hubungan orangtua dan anak, menjaga hubungan para pejabat dan masyarakatnya selayaknya sebagai keluarga sehingga keharmonisan dan cinta kasih bukan hanya slogan tetapi memang keluar dari hati.
“Pembangunan Kabupaten Kapuas bukan satu hal yang sulit dicapai ketika semuanya bahu membahu, rukun, damai, tentram dan masyarakatnya sejahtera. Kebanggaan menjadi seorang pejabat bukan pada jabatannya tetapi bagaimana dicintai masyarakatnya jauh lebih penting,” ucapnya.[zulkifli]
loading...
TAG