Jelang Pilkada Kalteng, Sigit Ingatkan Independensi ASN

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan diselenggarakan 23 September 2020 mendatang. Salah satunya di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Pilkada di Bumi Tambun Bungai akan dilakukan di tingkat provinsi plus satu kabupeten, yakni Kotawaringin Timur (Kotim). Di masa-masa menjelang pesta demokrasi ini, netralitas perlu dipegang teguh oleh Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Pegawai pemerintah atau abdi negara seperti halnya PNS/ASN dituntut mematuhi aturan. Salah satunya menjaga netralitas atau independensi dalam setiap momen politik," ungkap Ketua DPRD Palangka Raya, Sigit K Yunianto, Senin (16/3/2020).
Sigit melanjutkan, dengan semakin dekatnya tahapan pelaksanaan Pilkada, di samping mengingatkan independensi para ASN dan aparatur negara pihaknya juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Bawaslu, dan KPU.
"Terutama koordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk melakukan pencegahan pelanggaran ASN dalam Pemilu," tegasnya.
Lebih lanjut, politikus PDI Perjuangan ini menekankan kepada unsur pimpinan OPD maupun pimpinan di instansi lingkup Pemko Palangka Raya, untuk terus mengingatkan aparaturnya berhati-hati agar tidak terjebak dalam politik praktis.
"Pada pilkada tahun 2017 dan pelaksanaan Pemilu serentak 2018, Kementerian PANRB telah mengeluarkan surat edaran mengenai pelaksanaan netralitas ASN dalam penyelenggaraan pesta demokrasi di Indonesia," bebernya.
Ditambahkan Ketua Umum Adeksi Pusat ini, untuk pengukuran netralitas ASN ini terbagi menjadi empat indikator, di antaranya netralitas dalam karier ASN, netralitas dalam hubungan partai politik, netralitas pada kegiatan kampanye, dan netralitas dalam pelayanan publik.
"Pelanggaran netralitas sering terjadi pada indikator ketiga, yaitu netralitas terhadap kampanye," tandasnya.[kenedy]

loading...
TAG