Besbes: Tuntaskan Wajib Belajar 12 Tahun

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Program wajib belajar 12 tahun sejatinya harus dituntaskan. Ini penting agar standar Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia terukur, termasuk di Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah.
Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Barsel, Bhaskarogra Basuki Dwiatmaja, Kamis (12/3/2020) mengimbau pelajar agar menyelesaikan pendidikan 12 tahun, bahkan hingga ke jenjang pendidikan perguruan tinggi.
Ini, lanjut legislator yang akrab disapa Besbes ini, dilakukan agar partisipasi peserta didik dalam menyelesaikan bangku pendidikan di sekolah berjalan maksimal. 
"Karena program pendidikan minimal 12 tahun tersebut merupakan program pemerintah. Program tersebut guna menekan kasus putus sekolah," kata politisi muda Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ini.
Selain itu, imbauan ini disampaikan agar tumbuh kesadaran bersama, arti peran pentingnya pendidikan dalam kehidupan  bermasyarakat dan bernegara di Republik Indonesia, khususnya Barsel.
"Ini agar regenerasi itu mampu bersaing, dan mengemban tongkat estapet demi kemajuan pembangunan," terangnya.
Walaupun kasus putus sekolah di kabupaten berslogan Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini jarang terdengar, putra Wakil Bupati Barsel Satya Titiek Atyani Djodier ini tidak henti-hentinya menyampaikan pesan arti peran pentingnya pendidikan.
"Supaya memunculkan kesadaran dan meyakinkan kembali, agar tidak ada kasus putus sekolah di Barsel ini," jelasnya.
Perihal ini juga disampaikannya guna memberikan support agar para pelajar bersemangat menyelesaikan pendidikan 12 tahun, dan bisa menggapai cita-cita yang diinginkan.
"Kapan perlu tidak hanya menyelesaikan pendidikan 12 tahun, para pelajar bisa menyelesaikan pendidikan kejenjang lebih tinggi hingga keperguruan tinggi," pungkasnya.[deni]
loading...
TAG