Antisipasi Corona, Sekolah Harus Sediakan Masker

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA, MK - Merebaknya virus corona (Covid-19) saat ini semakin meluas di belahan dunia, termasuk di Indonesia hingga Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).
Sejak ditetapkannya beberapa warga Indonesia positif terinfeksi virus itu berimbas pada pola pikir masyarakat dengan melakukan aksi borong makanan dari komoditas bahan pokok.
Bahkan alat pendukung kesehatan seperti masker dan antiseptik pun kini menjadi alat yang paling dicari masyarakat hingga menimbukan kelangkaan di sejumlah daerah.
Menanggapi hal ini, Wakil Ketua I DPRD Palangka Raya, Wahid Yusuf SH mengajak masyarakat Kota Palangka Raya untuk selalu menjaga kebersihan dan meningkatkan kesehatan dan kekebalan tubuhnya, karena penyakit tersebut bisa menyebar dimana saja dan kapan saja.
"Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan dan meningkatkan kekebalan tubuh," ajaknya, Selasa (10/3/2020).
Politisi Partai Golkar ini menuturkan, untuk aktivitas di sekolah fungsi dari Unit Kesehatan Sekolah (UKS) agar lebih dioptimalkan.
"UKS sudah tersedia, hanya belum berfungsi secara maksimal. Meski dengan keterbatasan alat, namun harusnya perlu di optimalkan kembali," beber Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kalteng ini.
Pria hobi balap motor dan burung berkicau ini melanjutkan, sekolah justru jauh lebih antisipatif terhadap penyakit dengan cara selalu menjaga dan menerapkan kebersihan.
"Dengan membudayakan murid-murid mencuci tangan sebelum maupun sesudah melakukan kegiatan, namun usahakan mencuci tangan menggunakan sabun cair," imbuhnya.
Sekolah juga perlu menyediakan masker yang cukup, sehingga jika ada yang menunjukan gejala-gejala terkena virus corona, langsung diberikan masker dan segera ditangani dengan dibawa ke unit perawatan khusus.
Ia berharap Pemkot Palangka Raya melalui instansi terkait memperhatikan serta menyediakan masker di sekolah-sekolah dalam jumlah yang cukup.
"Saya raya perlu juga ada pembagian masker serta antiseptic ke sekolah-sekolah. Dengan begitu, para siswa dan orang tua cukup merasa tenang dan tidak khawatir lagi terhadap penyebaran virus corona atau penyakit lainnya," tandasnya.[kenedy]

loading...
TAG