Harga Ayam Potong di Palangka Raya Mengalami Kenaikan

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Harga ayam potong di pasar-pasar tradisional di wilayah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah tampak mengalami kenaikan.
Kenaikan harga terjadi cukup signifikan, di mana saat ini harga ayam potong sudah menembus Rp45 ribu per kilogram.
Seperti harga ayam potong di Pasar Besar Palangka Raya per 15 Februari 2020 ini mengalami kenaikan dari semula Rp38 ribu per kilogram menjadi Rp45 ribu per kilogram.
H Hamidan, Ketua Pedagang Pasar Besar Palangka Raya mengungkapkan, terhitung hari ini, Sabtu (15/2/2020) harga ayam potong mengalami kenaikan cukup tinggi hingga mencapai Rp45 ribu per kilogram.
Pihaknya, lanjut Hamidan, sudah melakukan pengecekan di kios-kios atau lapak pedagang, di mana telah terjadi kenaikan harga ayam potong tersebut.
Menurut informasi di lapangkan, jelasnya, harga ayam potong, seperti yang didatangkan dari Banjarmasin Kalimantan Selatan, harganya sudah tinggi atau naik lebih dulu.
"Iya, mengalami kenaikan yang signifikan, karena pasokan ayam potong di Palangka Raya ini kebanyakan didatangkan dari Banjarmasin, makanya otomatis harga di Palangka Raya juga ikut naik," ungkapnya, Sabtu (15/2/2020) malam.
Menurutnya, selama ini ketersediaan ayam potong di Kota Palangka Raya, dari dulu selalu bergantung dengan pasokan luar daerah, di antaranya didatangkan dari Kota Banjarmasin.
"Kita selalu bergantung, maka harga selalu mengacu atau menyesuaikan dari harga pasokan," bebernya.
Meskipun demikina, usaha budidaya ternak ayam potong di Kota Palangka Raya selama ini telah didorong pengembangannya, namun hasil peternakan hewan jenis unggas tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan pasokan di pasaran tradisional Palangka Raya.
Oleh karena itu, diharapkan pemerintah dapat melihat kondisi ini sekaligus mencari cara mengatasinya. Paling tidak pemerintah daerah mencari solusi yang tepat, salah satunya bagaimana memutus ketergantungan komoditas ayam potong dari daerah lain, meskipun secara perlahan.
"Pengembangan peternakan ayam potong di Palangka Raya semestinya bisa dilakukan, terutama dengan mengoptimalkan peran peternak-peternak untuk bisa lebih maju dan berkembang," tandasnya.[kenedy]
loading...
TAG