Prinsip Membangun Daerah, Putri: Diperlukan Pemimpin Jujur

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Putri Siti Rohmawati menilai pokok fundamental utama dalam pembangunan daerah diperlukan pemimpin yang jujur. 
Selain jujur, menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki komitmen kuat dan berkepribadian baik serta jujur dalam melaksanakan setiap kebijakan yang dijalankan, sesuai visi dan misi yang tertuang dalam program kerja. 
"Dengan memberikan contoh positif dimaksud, seorang pemimpin suatu daerah bisa menjadi sudi tauladan yang baik di tengah kehidupan bermasyarakat," tuturnya kepada metrokalimantan.com via telepon seluler, Senin (13/1/2020).
Putri menjelaskan, modal utama kepribadian tersebut sangat penting, karena dapat menyatukan perbedaan dan mengikat masyarakat dalam bingkai rasa saling percaya serta saling menghormati. 
Maka, lanjutnya, interaksi dalam komunikasi di tengah kehidupan masyarakat akan berjalan dengan baik tanpa ada perbedaan dan terkotak-kotak dalam kepentingan politik.
Selain itu, dirinya menilai dalam  kegiatan membangun suatu daerah, dari menyusun rencana hingga pelaksanaan kegiatan pembangunan, seorang pemimpin harus mampu memberikan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja dan penyelenggaraan pemerintahan yang baik. 
"Karena itu, kepribadian dan sikap yang baik diperlukan oleh seorang pemimpin sebagai modal pokok utama dan berperan sentral dalam menjamin kualitas dan kuantitas pembangunan," tegasnya.
Aparatur pemerintahan dan masyarakat mengisi masa pembangunan melalui penekanan sikap jujur dan adil. Karena, sikap itlni dinilai menjadi kunci sukses pelaksanaan program hingga pelayanan masyarakat.
Penekanan sikap juga diyakini dirinya dapat melahirkan program yang dapat menyentuh hajat kehidupan orang banyak serta sarana pembalut untuk memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat. 
"Saatnya berjuang dengan kejujuran. Sebaik apapun program takkan berjalan efektif tanpa perilaku jujur," imbuhnya.
Dengan sikap jujur, diyakini dapat melahirkan program yang menyentuh hajat umum serta sarana untuk perkuat persatuan dan kesatuan masyarakat.
"Sekarang saatnya berjuang, sebaik apapun program takkan berjalan efektik tanpa kejujuran," pungkasnya.[deni]
loading...
TAG