Sekda Serahkan Alat Jammer Kepada 4 Kabupaten di Kalteng

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Penggunaan teknologi khususnya Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) pada instansi pemerintah saat ini berkembang sangat pesat menuju Good Governance dan juga sedang bertransformasi menuju Implementasi Egovernment.
Dengan adanya perkembangan teknologi, informasi saat ini sangatlah mudah disalah gunakan, maka perlu penerapan keamanan informasi yang pada hakekatnya berisi informasi yang perlu diberi jaminan keamanan, sehingga informasi tersebut tidak mudah dimanipulasi, dirusak, atau disalahgunakan.
Terkait itu, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran yang diwakili Sekda Provinsi, Fahrizal Fitri menyerahkan peralatan persandian dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) kepada empat Kabupaten, Kamis (13/12/2019) kemarin di Gedung Smart Province (GSP) Diskominfo setempat.
Empat Kabupaten yang menerima Jammer (alat pemblokir sinyal, red) tersebut, diantaranya Kotawaringin Timur, Lamandau, Barito Utara, dan Pulang Pisau.
"Alat ini untuk mencegah kebocoran informasi yang sangat mungkin timbul pada saat pelaksanaan rapat terbatas atau tertutup," ungkapnya ketika dibincangi awak media, Jumat (13/12/2019).
Dengan telah dikembangkannya teknologi, lanjutnya, untuk mendayagunakan telepon seluler dan atau peralatan komunikasi yang tanpa disadari dapat menjadi titik rawan bocornya informasi.
Dibeberkannya, BSSN melakukan fungsi pengamanan dan perlindungan informasi milik Pemerintah Daerah (Pemda) dengan cara memberikan peralatan persandian, salah satunya alat pendukung utama (APU) yang dipakai dalam pengamanan pada rapat/ pertemuan tertutup/terbatas/ rahasia di lingkup pemerintah daerah dengan cara pengamanan sinyal teknik sandi. 
"Alat pendukung utama ini bersifat rahasia dan hanya boleh dikelola oleh pegawai negeri sipil yang telah mengikuti diklat sandiman di BSSN," jelasnya.
Lebih lanjut, dari usulan Diskominfo Kalteng sebanyak enam unit kepada Pemda Kabupaten dan Kota di Kalteng dapat terpenuhi, dan diharapkan kepada Kepala Dinas Kominfo Kabupaten yang bersangkutan yang belum memiliki Sandiman agar mengikut sertakan ASN nya untuk mengikuti diklat sandi yang dilaksanakan di BSSN tahun depan agar dapat melaksanaan kegiatan persandian di daerahnya.
"Saya memberikan apresiasi kepada Kepala Diskominfo Kalteng atas terwujudnya pelaksanaan kegiatan serah terima alat pendukung utama di enam Kabupaten ini," imbuhnya.
Ditambahkannya, Jammer ini sudah terlebih dahulu diserah terimakan kepada Kabupaten Barito Selatan dan Kota Palangka Raya pada 18 November 2019 lalu.
"Semoga tahun depan semua Kabupaten di Kalteng sudah memiliki alat tersebut," tukasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG