Pilkada 2020 Dilaunching, Ini Pesan Gubernur Sugianto

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar launching Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020 di Ballroom M Bahalap Hotel, Kota Palangka Raya, Rabu (4/12/2019).
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, dalam amanat tertulis yang dibacakan Asisten II Sekda Nurul Edy menuturkan, launching ini patut dimaknai sebagai tanda dimulainya proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, di mana tahapan perencanaannya sudah dimulai pada September 2019.
Ia menyatakan Pemprov Kalteng mendukung sepenuhnya pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 yang diselenggarakan oleh KPU Kalteng ini.
Dilanjutkannya, pada 17 April 2019 lalu Kalteng juga telah menggelar Pemilu serentak untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota hingga secara umum dapat dikatakan proses pemilihan yang paling rumit.
"Alhamdulillah, berkat karunia, rahmat dan hidayah dari Allah serta peran aktif seluruh elemen masyarakat, penyelenggara Pemilu, pemerintah dan juga aparat keamanan, proses Pemilu serentak di Kalteng dapat dikatakan berjalan dengan sukses, aman, damai dan kondusif," imbuhnya.
Dibeberkannya, tata-rata angka partisipasi pemilih secara berturut-turut, yakni 79,94 persen untuk pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, 79 persen pemilihan DPD RI, 78,99 persen DPR RI, 78,88 persen DPRD Provinsi dan 78,67 persen untuk DPRD Kabupaten/Kota. Secara keseluruhan berada di atas target nasional sebesar 77,50 persen.
"Launching ini diharapkan bisa memberikan informasi kepada seluruh masyarakat yang ada di Kalimantan Tengah tentang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur agar dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dari Pilkada yang sebelumnya," harapnya.
Pilkada ini, lanjutnya, merupakan agenda politik dalam bentuk pesta demokrasi yang bertujuan meneruskan cita-cita dan perjuangan pembangunan daerah agar semakin maju, berkembang serta dapat mensejahterakan masyarakat.
"Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dapat turut serta menyukseskan agenda besar pesta demokrasi ini," jelasnya. 
Tidak ada masyarakat yang terkotak-kotak akibat pilihan yang berbeda, berbeda itu biasa, jadikan perbedaan itu sebagai suatu kekayaan, namun persatuan dan kesatuan tetap menjadi suatu yang utama untuk selalu dijaga agar terpelihara kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi isu dan kabar hoaks yang belum tentu kebenarannya.
Masyarakat, tambahnya, jangan mudah diadu domba, karena bisa saja hanya suatu fitnah namun beritanya sangat mudah menyebar baik melalui media komunikasi langsung maupun melalui media sosial.
"Saya yakin wargaku tercinta, seluruh masyarakat Kalimantan Tengah pasti lebih cerdas dalam berfikir, berujar maupun berkata. Tunjukkan bahwa kita adalah masyarakat yang menjujung tinggi harkat dan martabat, kebersamaan, gotong royong, keterbukaan, kesetaraan, serta saling menghormati dalam filosofi Huma Betang dan Belom Bahadat," tutupnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG