Media Penyiaran Harus Jalankan Fungsi yang Sehat ke Publik

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar temu lembaga dan silaturahmi lembaga penyiaran tahun 2019 bertajuk "Eksplorasi Potensi Daerah Melalui Dunia Penyiaran Untuk Kalimantan Tengah Berkah" yang digelar di Swiss-Belhotel Danum, Senin (9/12/2019).
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dalam amanat tertulis yang dibacakan Kepala Diskominfo Kalteng, Herson B Aden mengatakan, proses demokratisasi di Indonesia menempatkan publik sebagai pemilik dan pengendali utama ranah penyiaran.
"Oleh karena frekuensi adalah milik publik dan sifatnya terbatas, maka penggunaannya harus sebesar-besarnya bagi kepentingan publik," ujarnya.
Ia menyampaikan, masyarakat Kalteng memiliki hak memperoleh informasi yang bersifat hiburan, pendidikan, inspiratif yang disampaikan melalui media Lembaga Penyiaran Swasta TV dan Radio, Lembaga Penyiaran Berlangganan (TV Kabel), Lembaga Penyiaran Publik TVRI/RRI maupun Lembaga Penyiaran Publik Lokal LPPL/Pemerintah Daerah sehingga wajib mengembangkan konten siaran yang dinamis dan variatif guna mempromosikan potensi daerah yang berdampak ekonomi.
Dilanjutkannya, pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh lembaga penyiaran yang ada di Kalteng yang sudah membantu dalam menyampaikan informasi dan publikasi berbagai program kerja terkait pembangunan infrastruktur, potensi obyek wisata, ragam kesenian dan kebudayaan suku Dayak untuk Kalteng Berkah agar terus meningkatkan kreatifitas dan inovasi dunia penyiaran yang sehat di Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila ini.
"Yang artinya adalah media penyiaran harus menjalankan fungsi pelayanan publik yang sehat yang berfungsi sebagai media informasi, kontrol sosial, perekat sosial, ekonomi, wahana pencerahan dan pemberdayaan masyarakat," imbuhnya.
Kegiatan itu juga diisi dengan penandatanganan MoU (Nota Kesepahaman) antara Pemprov Kalteng yang diwakili oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dan KPID Kalteng guna menggali potensi kepariwisataan untuk konten berbasis kearifan lokal yang nantinya dapat di siarkan oleh lembaga penyiaran antar provinsi sehingga bernilai ekonomis dengan diketahuinya informasi ke daerah maka akan terjadi peningkatan kunjungan kepariwisataan dan ekonomi kreatif bertumbuh kembang di Kalteng sebagai tujuan dari Kalteng Berkah.[kenedy/adv]
loading...
TAG