Mantap, Pertumbuhan Ekonomi Kalteng Tertinggi Nomor Tiga di Kalimantan

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri, Bupati se-Kalteng, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng, Kepala Badan Pemeriksa Kalteng, Direktur Utama Bank Kalteng hadir pada pertemuan tahunan Bank Indonesia 2019.
Pertemuan bertajuk Sinergi Transformasi dan Inovasi Menuju Indonesia Maju itu digelar  di Swisbell Hotel Danum Palangka Raya, Selasa (10/12/2019).
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran dalam amanat tertulis yang dibacakan Sekda mengungkapkan, Kalteng memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah di berbagai sektor, yakni kehutanan, pertanian, perkebunan, pertambangan dan sebagainya.
Potensi daerah itu membuat Provinsi berjuluk Bumi Tambun Bungai, Bumi Pancasila ini mampu mendorong kinerja pertumbuhan ekonomi yang selalu lebih tinggi dibandingkan nasional sejak tahun 2008 lalu. 
"Pada tahun 2019 ini sampai dengan triwulan III, pertumbuhan ekonomi tahunan Provinsi Kalimantan Tengah berada di angka 5,31% (yoy), angka ini melebihi pertumbuhan Nasional yang berada di angka 5,02% (yoy)," ungkapnya.
Hal ini, lanjutnya, menjadikan Provinsi Kalteng memiliki pertumbuhan tertinggi nomor tiga di wilayah Kalimantan sampai dengan triwulan III tahun 2019.
Dijelaskannya, sinergi antar lembaga negara, pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat sangat diperlukan untuk mendorong transformasi ekonomi di Kalteng, koordinasi dan komunikasi harus terjalin dengan baik agar program-program pemerintah dapat diketahui dengan cepat bagi pelaku usaha dan masyarakat umum.
''Saya sangat menghargai dan mengapresiasi Bank Indonesia atas digelarnya pertemuan tahunan ini," imbuhnya.
Semoga, tambahnya, pertemuan ini dapat menjadi wadah media komunikasi Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, dan lembaga lainnya dalam rangka mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inflasi yang rendah dan stabil, kondisi sistem keuangan yang sehat dan stabil, tingkat kemiskinan dan pengangguran yang rendah, dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat Kalteng.
Sementara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Rihando menuturkan, sinergi bauran kebijakan yang efektif sangat diperlukan di era global sekarang ini.
Lanjutnya, ada beberapa poin penting yang perlu dilakukan, diantanya sinergi yang merupakan kekompakan bersama untuk pertahanan ekonomi. Transformasi kemampuan untuk segera menaikkan modal produktivitas agar meningkat dan menyediakan tenaga kerja yang berkualitas serta inovasi yang harus dikembangkan dalam digitalisasi pertumbuhan ekonomi digital. Semua ini tidak akan bisa berlangsung tanpa ada sumbangsih masyarakat.
"Kami juga mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas koordinasi selama ini yang terjalin sangat baik," pungkasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG