Kunker ke BNNK Sleman, Taty Bertekad Pulpis Bebas Narkoba Sejak Usia Dini

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Wakil Bupati Pulang Pisau, Pudjirustaty Narang melakukan kaji banding ke Kabupaten Sleman, khususnya di kantor Badan Narkoba Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman pada Kamis 4 November 2019.
Kunjungan kerja (Kunker) Taty yang didampingi Asisten III Setda, Kepala Bagian Hukum, Kasat Narkoba Polres Pulang Pisau, Kasipidum Kejaksaan Pulang Pisau ini menitikberatkan pada diskusi berbagai informasi dan pengalaman berkenaan konsep pencegahan, penindakan serta rehabilitasi bagi pecandu narkoba.
"Kunker kita ini di antaranya diskusi terkait anggaran rehab jalan dan rehab inap dan program BNK untuk tahun 2020," ucap Taty yang juga sebagai Ketua BNK Pulpis, Jumat (6/12/2019).
Dalam kesempatan tersebut, Taty dan rombongan diterima Kepala BNNK Sleman, AKBP Siti Alfiah.
"Ke depan BNK dan penegak hukum serta Pemkab Pulpis lebih fokus dalam pencegahan bahaya narkoba pada usia dini, mulai tingkat PAUD sampai perguruan tinggi," katanya.
Diungkapkan Taty, BNK dalam menjalankan programnya juga dapat bekerja sama dengan Kelompok Desa Sadar Hukum, khususnya 12 desa di wilayah Kabupaten Pulang Pisau yang mendapat prasasti desa Sadar hukum dari Kementrian Hukum dan HAM.
Ke depan mereka diharapkan mampu menciptakan para kader untuk mensosialisasikan bahaya narkoba baik dari segi kesehatan maupun hukum di tingkat desa.
"Tahun 2020 mendatang diharapkan Pulang Pisau bebas dari narkoba mulai usia dini serta memiliki kader anti narkoba yang ada di tiap desa di wilayah Kabupaten Pulang Pisau yang mengerti dan dapat mensosialisasikan pencegahan narkoba," tuturnya.
Ia menambahkan, sejauh ini bahaya narkoba begitu nyata mengancam di depan mata, sehingga diperlukan kerjasama seluruh pihak, baik pemerintah, penegak hukum, maupun masyarakat untuk bersama memerangi dan menyelamatkan para generasi penerus bangsa ini dari barang haram tersebut.
"Semoga dengan adanya pertemuan ini, dapat menambah wawasan serta cara yang lebih efektif untuk memerangi narkoba di wilayah Pulang Pisau," tutup Taty.[manan]

loading...
TAG