Klaim Angka Kemiskinan di Bartim Turun, Ini Penjelasan Wabup Said

Print Friendly and PDF
TAMIANG LAYANG - Angka kemiskinan di Kabupaten Barito Timur selama 5 tahun, terhitung sejak 2013 hingga 2018, diklaim Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus berkurang dan mengalami perbaikan ekonomi.
"Tingkat kemiskinan menurun dari 8,83 persen pada tahun 2013 hingga menjadi 6,56 persen pada tahun 2018," ungkap Wakil Bupati Barito Timur, Said Abdul Saleh saat membuka Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, Senin (30/12/2019).
Said mengatakan, seiring penurunan tingkat kemiskinan, maka jumlah penduduk miskin berkurang menjadi 8.052 jiwa pada 2018 dari jumlah 9.500 jiwa pada 2013.
Penurunan ini menunjukkan bahwa secara umum pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan di Barito Timur telah berhasil dalam menekan angka kemiskinan dan menurunkan jumlah penduduk miskin.
Dia menjelaskan, pelaksanaan pembangunan di Barito Timur secara berkesinambungan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.
Keberhasilan ini berkat upaya yang dilakukan, yaitu pemberdayaan masyarakat, peningkatan peran serta masyarakat dalam pembangunan, peningkatan sumber daya manusia, peningkatan lapangan kerja, kesempatan kerja dan berusaha serta penyiapan berbagai infrastruktur pembangunan daerah.
"Ini diharapkan akan dapat membuka keterisolasian wilayah dan meningkatkan akses masyarakat terhadap pusat kegiatan ekonomi," imbuhnya.
Pemkab berharap penanggulangan kemiskinan tidak lagi hanya dipahami sebagai ketidakmampuan ekonomi dan pendapatan untuk kesejahteraan, tapi juga harus memperhatikan aspek pemenuhan hak-hak dasar dan meminimalisasi perbedaan perlakuan terhadap seseorang atau kelompok orang dalam menjalani kehidupan secara bermartabat.
"Hak dasar yang diakui secara umum adalah terpenuhinya kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, perumahan, air bersih, pertanahan dan lingkungan hidup, rasa aman dari perlakuan atau ancaman tindak kekerasan dan hal-hal untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial politik baik perempuan maupun laki-laki," pungkasnya.
Usai membuka kegiatan, Said melalui pesan singkatnya kepada awak media ini mengucapkan terima kasih atas bantuannya dalam memberikan informasi seputar pembangunan dan dinamika di Bartim.[ruhui]
loading...
TAG