Tinjau Kondisi Jalan Masrumi Layar, Usis Janji Perbaiki secara Bertahap

Print Friendly and PDF
PULANG PISAU - Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pulang Pisau, Usis I Sangkai dikabarkan meninjau kondisi ruas jalan Masrumi Layar di wilayah Desa Anjir Pulang Pisau, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Senin (11/11/2019).
Peninjuan lokasi jalan yang dilakukan Usis itu tidak lain upaya pihaknya dalam menyerap aspirasi warga masyarakat setempat terkait kondisi jalan yang dinilai cukup parah kerusakannya.
Sampai ditempat tujuan dengan berbekal sepeda motor dan berjalan kaki, Usis disambut antusias oleh segenap warga dan tokoh desa setempat.
Seperti disampaikan salah seorang tokoh masyarakat Desa Anjir Pulang Pisau, Muhdian, dirinya merasa senang dengan kunjungan Kadis PUPR Pulang Pisau ke Desa Anjir ini. Sebab, menurutnya, kedatangan orang nomor satu dilingkungan Dinas PUPR Pulpis itu bakal adanya perbaikan jalan yang sudah dalam keadaan rusak parah.
"Kami atas nama warga masyarakat Anjir  Pulang Pisau merasa bangga memilki seorang pejabat daerah seperti beliau (Usis). Tanpa basa basi dan menunggu waktu lama, beliau setelah menerima Informasi dari warga langsung turun ke lapangan untuk kroscek jalan ini. Semoga saja Pulpis banyak memiliki pigur seorang pejabat seperti  Bapak Usis ini," tuturnya mengungkapkan.
Sementara, dikatakan Usis, peninjauan kondisi Infrastruktur jalan yang ada di Desa tersebut atas aspirasi warga masyarakat yang mengeluhkan sulitnya akses jalan sampai wilayah perbatasan Pulang Pisau - Mandomai.
"Saya mendapat informasi dari warga setempat terkait jalan tersebut hingga tadi saya pastikan sendiri untuk cek lapangan sebagai bentuk pelayanan kita terhadap masyarakat sehingga untuk memastikannya saya langsung cek  lapangan," katanya.
Ia juga mengungkapkan, merasa terpanggil sehingga dirinya dapat langsung menyaring aspirasi masyarakat tanpa perantara.
"Untuk daerah ini saya sudah melihat langsung bagaiamana kondisi Infrastruktur jalan dan  jembatan yang ada. Kegiatan ini akan saya upayakan secara bertahap dalam penyelesaiannya. Maksimalnya hingga dua tahun kedepan," tutupnya.[manan]
loading...
TAG