Si Taguh dan Simpegda Percepat Pelayanan di Kalteng

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalimantan Tengah (Kalteng) telah banyak melakukan perubahan-perubahan inovatif di bidang kepegawaian. Ini membuta pelayanan prima sebagaimana diamanatkan Undang-Undang nomor 25 tahun 2009 dapat terwujud dan sebagai salah satu upaya turut mewujudkan Kalteng Berkah.
Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran memberikan apresiasi yang tinggi dan sangat menyambut baik serta bangga kepada BKD yang telah melakukan perubahan-perubahan inovatif di bidang kepegawaian.
Pihaknya menuturkan, pelayanan prima yang dibangun oleh BKD ini merupakan reformasi di bidang pelayanan kepegawaian, yang menyesuaikan terhadap perubahan-perubahan yang terjadi begitu cepat, khususnya terhadap perkembangan teknologi informasi.
Dalam upaya percepatan pelayanan sudah tidak mungkin lagi dilakukan dengan cara-cara manual. Pelayanan berbasis teknologi harus menjadi andalan sebagai respon untuk menjawab tantangan dalam era revolusi industri 4.0.
Terkait itu, Gubernur Kalteng pun yang diwakili oleh Sekda, Fahrizal Fitri ini meresmikan Pusat Layanan Kepegawaian Prima yang didukung oleh Sistem Aplikasi Terampil dan Tangguh (Si Taguh) dan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian Daerah (Simpegda) Kalteng, Kamis (12/11/2019) di Kantor BKD setempat.
"Untuk menjawab tantangan itu semua, pada hari ini sistem aplikasi terampil dan tangguh serta sistem informasi kepegawaian daerah kita launching bersama-sama," ujarnya.
Simpegda merupakan sistem manajemen kepegawaian online yang mewujudkan pengolahan data standar dan seragam dengan cara pengolahan data tersebar.
Dukungan Simpegda terhadap layanan prima ini, di antaranya menyediakan data kepegawaian yang update dan tersedianya dokumen elektronik yang di upload dari Sistem Tata Naskah terintegrasi.
Begitu juga Si Taguh merupakan sistem aplikasi online yang digunakan untuk mengajukan usulan urusan kepegawaian melalui internet.
Dengan mengoperasikan Si Taguh kedepannya ASN tidak perlu lagi mendatangi Kantor BKD untuk memberikan berkas fisik dan melacak progres usulan.
"Kesemuanya itu dapat dilakukan dimanapun kita berada, sepanjang jaringan internet tersedia, dan terpenting dari itu semua, maka manfaat dari aplikasi ini, akan mampu memberikan pelayanan secara adil, transparan, akuntabel serta tanpa ada prilaku korupsi, kolusi dan nepotisme," tandasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG