RSUD Kapuas Terima Sertifikat Akreditasi Tingkat Madya Bintang Tiga

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Setelah melalui proses assesment, dilakukan survei simulasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) pusat Jakarta, dari 24 hingga 27 Juni 2019 lalu.
BLUD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H Soemarno Sosroadmodjo Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah, berhasil terakreditasi dengan memperoleh sertifikat Akreditasi Madya bintang tiga terhitung sejak 30 September 2019 sampai dengan 29 September 2022.
Sertifikat tersebut diberikan sebagai pengakuan bahwa RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas telah memenuhi standar akreditasi rumah sakit.
Menurut Direktur RSUD dr H Soemarno Sosroatmodjo, dr Agus Waluyo, sertifikat akreditasi ini diperoleh setelah melalui perjuangan dan pembenahan yang cukup lama dan dukungan pemerintah daerah. Banyak kriteria dan faktor pendukung yang harus dipersiapkan sebelumnya.
"Alhamdulillah walaupun tidak sesuai harapan. Harapan kami kemarin targetnya itu adalah bintang 4 atau utama, tapi kenyataanya kita mendapat bintang 3 atau madya, tapi Alhamdulillah ini sudah naik satu tingkat dari tahun-tahun sebelumnya," kata dr Agus Waluyo di sela menghadiri kegiatan rapat di Kantor DPRD Kapuas, Jumat (8/11/2019).
Tiga tahun kemudian, lanjutnya, akan dilakukan akreditasi lagi, diharapkan RSUD Kapuas dapat naik secara bertahap.
"Bintang ini bukan menunjukan kelas, tetapi menunjukkan mutu dan kualitas pelayanan rumah sakit kita, terkait dengan upaya-upaya keselamatan, baik keselamatan pasien, petugas, serta lingkungan rumah sakit dan sekitarnya," kata Agus.
Menurut Agus, diakui ada beberapa kekurangan yaitu terkait dengan manajemen fasilitas kesehatan yang harus dibenahi.
"Kemudian tentang pendidikan pelatihan SDM kita, dimana dalam ketentuan, bahwa pendidikan dan pelatihan itu minimal 20 JBL per staf per tahun, tetapi kita belum bisa memenuhi itu," tetang Agus.
Ditambahkan mantan kepala Akper Kapuas ini, dibanding dengan rumah-rumah sakit lain di Kalteng yang ber tipe C, jumlah staf di RSUD Kapuas memang lebih banyak.
"Kenapa demikian, karna memang jumlah kunjungan pasien pada rumah sakit kita, itu luar biasa banyaknya," pungkas Agus.[zulkifli]
loading...
TAG