Pemkab Barut Serahkan DIPA 2020

Print Friendly and PDF
MUARA TEWEH - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H Sugianto Sabran mengarahkan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2020 harus diserahkan kepada seluruh satuan kerja Kabupaten dan Kota se-Kalteng paling lambat tanggal 29 November 2019.
Terkait ini, Pemerintahan Kabupaten Barito Utara (Barut) melaksanakan Penyerahan DIPA tahun 2020 kepada para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Satuan Kerja di Kabupaten Barut dan Murung Raya serta KPPN Buntok, Kamis (28/11/2019) kemarin di Kota Muara Teweh.
Amanat Bupati Barut, H Nadalsyah yang dibacakan Wakilnya Sugianto Panala Putra mengatakan, sebagaimana arahan Gubernur Kalteng bahwa diminta seluruh DIPA 2020 harus sudah di serahkan kepada seluruh satuan kerja Kabupaten dan Kota se-Kalteng paling lambat 29 November.
"Dengan diserahkannya DIPA dan daftar alokasi TK DD tahun anggaran 2020 lebih awal ini, diharapkan semua satuan kerja dapat segera melaksanakan sedini mungkin kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan, khusus pekerjaan fisik dan atau belanja modal agar awal Desember 2019 sudah dapat mulai melaksanakan proses lelang," ucapnya.
Ia juga menegaskan, agar para kepala perangkat daerah pengelola dana fisik dan dana desa selalu bersinergi dan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam rangka percepatan penyalurannya agar tidak melampaui batas waktu yang telah ditentukan oleh Kementerian Keuangan.
Sementara itu, Slamet Parman selaku ketua panitia menuturkan, sesuai surat Menteri Keuangan Nomor 5.837/MK05/2019 dan arahan Gubernur Kalteng pada penyerahan DIPA tahun anggaran 2020 di Palangka Raya beberapa waktu lalu agar para KPA diminta melakukan langkah-langkah strategis pelaksanaan anggaran tahun 2020. 
"Mempercepat pelaksanaan program/kegiatan/proyek dan memastikan pelaksanaan program/kegiatan dan anggaran diterima atau dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai dengan tujuan ditetapkan. Meningkatkan kualitas belanja melalui peningkatan efesiensi dan efektivitasnya berupa pembatasan belanja operasional yang urgensinya rendah, seperti rapat dalam lingkungan kantor dan perjalanan dinas," tutupnya.[ruhui]
loading...
TAG