Pastikan Progres Proyek Multi Years, DPRD Barsel Turun ke Lapangan

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Progres pekerjaan tujuh paket proyek dengan skema pendanaan tahun jamak (multi years) periode 2018-2020 terus dipantau Dewan Perwakilqn Rarya Daerah (DPRD) Barito Selatan. Mereka bahkan melakukan monitoring ke lapangan.
Wakil Ketua DPRD Barsel sekaligus Koordinator Komisi II, Hj Enung Irawati, Selasa (5/11/2019) mengungkapkan, monitoring dilakukan selama tiga hari bertujuan untuk memantau progres pekerjaan ketujuh paket proyek yang menelan biaya hingga Rp300 miliar.
Enung menambahkan, monitoring ini sesuai dengan tugas pokok dan fungsi pengawasan DPRD Barsel.
"Sebagai wakil rakyat penting bagi kami mengetahui sejauh mana pelaksanaan pekerjaan itu, mengingat ini adalah akhir tahun kedua pelaksanaan pekerjaan tersebut," jelasnya.
Ketua Komisi II DPRD Barsel, Ensilawitika Wijaya menambahkan, monitoring sangat penting dilakukan untuk memastikan tidak ada masalah yang muncul saat pelaksanaan pekerjaan.
Apabila nanti tiba-tiba muncul suatu masalah, lanjutnya, mungkin saja bisa menghambat pelaksanaan pekerjaan, pihaknya juga jadi tahu dan bisa segera ikut mengantisipasi dan mengatasinya.
"Ini juga untuk mengetahui seberapa jauh capaian pekerjaan ketujuh proyek tersebut hingga di penghujung tahun kedua pelaksanaan," tandasnya.
Selain untuk melihat progres pekerjaan, monitoring ini juga penting dilakukan agar dewan tahu apa yang harus dilakukan apabila ada kendala yang bisa menghambat pekerjaan.
Dewan berharap pekerjaan ketujuh proyek benar-benar berjalan lancar, tidak bermasalah dan dapat terselesaikan sesusai dengan harapan masyarakat.
"Ada empat titik yang dimonitoring,
Kampung Baru - Teluk Telaga, Jalan Mayor Pithel, Jalan Pendang - Reong dan Jalan Godfried Tumang," pungkasnya.[deni]
loading...
TAG