Kalteng Putra Dipaksa Akui Keunggulan Lawan

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Ribuan suporter Kalteng Putra memenuhi Stadion Tuah Pahoe, Kota Palangka Raya, Jumat (1/11/2019). Mereka tak ingin ketinggalan menyaksaksikan laga tim kesayangan Kalteng Putra kontra Persib Bandung.
Seperti laga sebelumnya, laga kandang sore ini pun kembali disambut antusias para pendukung fanatik dari tim berjuluk Laskar Isen Mulang.
Diketahui, pekan lalu Kalteng Putra berhasil memenangkan pertandingan menghadapi Persela Lamongan dengan kemenangan dua gol tanpa balas di pekan ke-25 lalu.
Yosua Gamaliel, salah satu suporter Kalteng Putra asal Kota Palangka Raya, Kalimantan tengah berharap pada laga kandang ini mendapatkan poin penuh dan menjauh dari zona degradasi.
"Saya harap Kalteng Putra mampu meraih tiga poin hari ini dan naik menjauh dari zona degradasi," tuturnya.
Pertandingan tampak berlangsung seru, hingga suporter yang turun dari penjuru Bumi Tambun Bungai bersorak Sorai menggemakan stadion Tuah pahoe.
Amunisi Kalteng putra menipis lantaran di menit 29 Patrich Wanggai diganjar kartu merah akibat pelanggaran kerasnya terhadap pemain bertahan Persib Bandung.
Kendati bermain dengan 10 pemain, Kalteng Putra tidak menghentikan determinasi permainan untuk terus menyerang.
Hanya saja, pertandingan sempat terhenti akibat lemparan botol yang masuk ke area lapangan, Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran segera turun menenangkan situasi penonton di Stadion Tuah pahoe.
Kalteng Putra harus menelan pil pahit, setelah Persib Bandung berhasil unggul 1-0 melalui tendangan keras Kevin Van kippersluis di menit 45+3 sekaligus menutup babak pertama.
Usai turun minum, Persib Bandung kembali berhasil menambah keunggulannya menjadi 2-0 berkat gol dari pemain bernomor punggung 10 Ezechiel Ndouasel di menit 61.
Hingga peluit panjang ditiup wasit Abdul Rahman, skor akhir 2-0 tak berubah untuk kemenangan Persib Bandung.
Pelatih Kalteng putra, Gomes De Oliveira tampak kecewa atas kekalahan kandang yang diderita oleh kalteng putra.
"Hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan keinginan, semua pemain sudah berjuang dan mencoba kasih yang terbaik. Babak pertama kita sangat dirugikan dengan dikartu merahnya Patrich Wanggai permainan menjadi sulit. Untuk kedepannya kita tetap enjoy jangan sampai terjadi rusuh, menang kalah itu sudah biasa dan Pemain tetap akan bermain fight dan lebih bekerja keras lagi," pungkasnya Gomes.[dandi]
loading...
TAG