Kadesnya Bermasalah, BPD Panarukan: Kemana Harus Melaporkan

Print Friendly and PDF
BUNTOK - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Penarukan, Kecamatan Dusun Utara Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mengeluh. Pasalnya, dari sejumlah laporan yang disampaikannya kepada instansi pemerintah terkait, bahkan pada pihak Kejaksaan setempat.
Terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi oleh Kepala Desanya, hingga saat ini belum ada penyelesaian.
"Kami tidak mengada-ada, kami berbicara sesuai fakta bahkan sesuai dengan ketentuan hukum dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 43 tahun 2018 tentang tata cara pelaksanaan, peran serta masyarakat dan pemberian Penghargaan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi," ujar Ketua BPD Panarukan, Jon Kenedi didampingi sejumlah anggotanya kepada sejumlah awak media di Buntok, Kamis (28/11/19).
Ia mengakui pada tahun 2019 ini masyarakat Desa Penarukan dirugikan karena tidak adanya pembangunan fisik desa atau infrastruktur. Hal itu disebabkan karena tidak dilaksanakannya pembahasan RAPBDes sesuai dengan aturan.
"Karena kesalahan itu maka pembangunan infrastruktur tahun 2019 ini di desa kami  tidak bisa dilaksnakan dan besar kemungkinan pada tahun 2020 akan mengalami hal yang sama,"
ucapnya.
Ditambahkan Yunadi, selaku sekretaris BPD Panarukan akan siap melaporkan permasalahan ini  ke Kejaksaan Tinggi Kalteng bahkan jika perlu hingga ke Kejaksaa Angung.
"Bahkan kami dari seluruh anggota BPD Panarukan sudah sepakat dan rencananya juga akan berangkat ke Jakarta untuk melaporkan permasalahan ini ke Tipikor Mabes Polri," tegasnya.
Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan dan Pemerintahan Desa Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat Desa (DinsosPMDes) Barsel, Samsul Bahri ketika dikonfirmasi awak media membenarkan atas kasus yang menimpa Desa Penarukan tersebut.
"Sebenarnya masalah ini mutlak dikarenakan sesalahan Kepala Desa setempat yang tidak bisa bekerjasama dengan aparat desa, terutama BPD yang berperan sebagai wakil masyarakat desa," ujarnya singkat.
Terkait hal ini, pihak Kejaksaan Negeri Barsel masih belum bisa dikonfirmasi baik secara langsung maupun via telepon seluler.[laily]
loading...
TAG