BNNP Kalteng Kembali Ungkap Jaringan Lapas ll B Sampit

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah (Kalteng) menangkap dua kurir sabu lintas provinsi. Dari kedua kurir ini diamankan tiga bungkus sabu seberat 300 gram plus 20 butir pil inex berwana kuning berlogo Hallo Ketty.
Dua kurir ditangkap petugas BNNP Kalteng berinisial S (41) dan AM (44) saat akan mengantar barang haram dari Madura menuju Kota Sampit melalui transportasi udara, dari Bandara Djunda Surabaya Jawa Timur (Jatim) menuju di terminal kedatangan Bandara H Asan Sampit Kabupaten Kota Waringin Timur (Kotim), Jumat (25/10/2019) lalu.
Kepala BNNP Kalteng, Marudut Hutabarat melalui Kabid Pemberantasan AKBP I Made Kariada mengatakan, dari penangkapan terhadap kurir dua itu tim BNNP Kalteng berhasil menciduk S ( 41) Warga Ketapang dan AM ( 44) Warga Baamang Kotim.
"Penangkapan dilakukan oleh personel Bidang Pemberantasan, Jumat 25 Oktober 2019 yang lalu. Penangkapan setelah mendapat informasi dari masyarakat di arial kedatang bandara H Asan Kotim," ucap Made kepada awak media, Rabu (20/11/2019).
Made menambahkan, setelah dilakukan pengembangan, diduga barang tersebut adalah jaringan peredaran gelap narkoba jenis sabu yang berasal dari Jatim dikendalikan seorang narapidana Lembaga Pemasyaakatan (Lapas) kelas llB Sampit berinisial N, di mana napi ini masih menjalani hukuman juga dari kasus narkoba.
"Sempat kita lakukan penggeledahan di Lapas tersebut, kita sempat menemukan bong dan beberapa buah handphone, namun kita tak bisa lakukan penahanan karena tidak ditemukan bukti yang mengarah ke N," terangnya.
Keduanya tersangka dijerat dengan Pasal 114 aya2, pasal 112 ayat 2 dan pasal 132 ayat 1 udang-udang (UU) nomor Tahun 2009.[deni]
loading...
TAG