Tahap Penyelidikan, Kasus Multiyears Barsel Ditangani Kejati Kalteng

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Pasca diambil alih Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalteng, kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) proyek pembangunan berskema pembiayaan tahun jamak (multi years) di Kabupaten Barito Selatan (Barsel) kini memasukibtahap penyelidikan.
"Kasus multiyears masih tahap penyelidikan, yang mana kasus itu ditaksir menelan anggaran Rp300 miliar," ungkap Kepala Seksi Penyidikan Kejati Kalteng, Rahmad Isnaini SH MH, Senin (7/10/2019).
Menurutnya, saat ini pihaknya masih memanggil beberapa orang untuk dimintai keterangan. Karena ini kasus yang sangat besar dan perlu penanganan serius jadi harus berhati-hati.
"Sudah ada beberapa orang kita panggil untuk dimintai keterangan dan itu bukan saksi hanya meminta keterangan saja," jelas pria kelahiran Nusa Tenggara Barat ini.
Sebelumnya, perkara dugaan Tipikor pelaksanaan proyek berskema pembiayaan tahun jamak periode tahun 2018-2020 yang menelan biaya APBD Barsel sebesar Rp300 milyar ini sempat ditangani Kejari Barsel.
Dalam proses penyelidikan dan penyidikan terungkap bahwa ditemukan adanya maladministrasi dalam perencanaan dan penganggaran ketujuh paket proyek tersebut.
Maladministrasi yang dimaksud, adalah tidak ditemukannya pos anggaran untuk ketujuh paket proyek multi years tersebut dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang APBD Barsel Tahun Anggaran 2018.
Kendati demikian, pelelangan tetap dilakukan meskipun hanya berdasarkan MoU antara legislatif dan eksekutif saja.[redaksi]
loading...
TAG