Sugianto: Investasi UEA di Kalteng Harus Libatkan Masyarakat

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) merasa senang dan bangga karena telah dipilih untuk bekerjasama dengan Uni Emirat Arab (UEA).
Hal itu dikatakan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran seusai penandatanganan Letter of Intent (LoI) terkait kerjasama pengembangan pertanian dan perkebunan di Provinsi Kalteng.
"Kami sangat senang dan bangga karena Kalimantan Tengah dipilih untuk bekerjasama dengan UEA, dan kita akan menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan terkait kerjasama ini," katanya, Kamis (17/10/2019).
Orang nomor satu di Bumi Tambun Bungai ini berharap agar para pemuda yang ada di Kalteng untuk diikutsertakan dalam proyek kerjasama ini dan juga menginstruksikan jajaran perangkat daerah untuk bekerja keras menyukseskan kerjasama antar dua negara ini.
"Saya harap pemuda Kalteng juga diikut sertakan dalam proyek atau kerjasama ini kedepan. Kita harus melayani para investor ini karena mereka membawa angin baik bagi kemakmuran tanah Kalteng Berkah," imbuhnya.
Dilanjutkannya, dengan adanya kepercayaan yang diberikan negara dari investasi ini diharapkan tidak menimbulkan masalah, kalaupun ada masalah Ia meminta agar segera dilaporkan agar bisa dicari jalan keluar terbaiknya.
"Hal ini sudah dipercayakan negara kepada kita jangan sampai ada masalah. Kalau ada segera laporkan kepada saya agar saya cepat diskusikan kepada Presiden," tegasnya.
Lebih lanjut, kerjasama ini ke depannya akan berdampak kepada bidang-bidang lainnya seperti infrastruktur, tenaga kerja dari Kalteng, pemasukan pajak, serta masyarakat sekitar yang bisa terlibat didalam proyek pertanian dan perkebunan ini.
"Ini sangat baik, berarti pemerintah pusat mempercayai kita dengan adanya kerjasama ini, ini sangat baik," jelasnya.
Diuraikannya, bidang infrastruktur nanti pasti akan diperhatikan, kemudian tenaga kerja, di Kalteng banyak yang S1 yang di bidang pertanian, dan ini bisa terakomodir nanti kerja disini, kemudian di bidang lainnya seperti pajak dan lainnya, masyarakat juga yang di sekitar hortikultura kebun ini nanti akan terakomodir.
Gubernur juga menegaskan, proyek ini harus berjalan dengan sukses dan akan ditargetkan pelaksanaannya secepat mungkin dengan berkoordinasi dengan Kepala Daerah setempat.
"Kita harapkan ini harus berjalan dengan sukses, komoditinya itu kan buah-buahan dan sayur, ini sangat baik, kita akan koordinasi dengan Bupati setempat, target kita segera, mereka sudah mengirim tim," bebernya.
Ia juga menekankan agar para investor diberikan keamanan dalam berinvestasi di Kalteng, baik itu dari sisi regulasi, kemudian masyarakat juga harus terbuka untuk menerima. Namun kembali Gubernur menegaskan agar investasi itu tidak menimbulkan ketimpangan.
"Kepercayaan para investor datang ke Kalteng dari segi keamanan itu penting dari regulasi itu penting, nah dari kebudayaannya, masyarakatnya harus menerima, tidak mungkin pemerintah itu membangun daerah-daerah itu dengan sendirinya tetapi harus ada investor. Tetapi investor tidak menimbulkan ketimpangan, itu yang terpenting," tegasnya.
Gubernur menambahkan, bukan tidak mungkin jika investasi di bidang pertanian dan perkebunan ini sukses, kedepannya para investor ini akan memperluas investasinya ke bidang-bidang lain seperti bidang pendidikan.
"Kemungkinan bukan masalah hortikultura ini saja, tetapi dia melihat kalau nanti keadaan Kalteng ini menarik dari masyarakatnya menerima, legalnya cepat semuanya, perizinan harus cepat, masyarakatnya baik, semuanya pasti akan terjadi dan bakal ada yang lain lagi mereka berinvestasi, mungkin di bidang pendidikan juga. Hal ini yang harus kita galakan terus," tandasnya.[kenedy/adv]
loading...
TAG