Saksi Kasus PDAM Dipanggil Kejati, Enam Hadir Satu Mangkir

Print Friendly and PDF
PALANGKA RAYA - Enam dari delapan saksi terkait kasus korupsi pertanggujawaban penggunaan dana penyertaan modal tahun 2016 hingga 2018 memenuhi panggilan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng), Kamis (24/10/2019).
Para saksi ini dipanggil untuk dimintai keterangan terkait adanya dugaan kasus tindak pidana korupsi tersebut.
Berdasarkan keterangan Kepala Seksi Penyidikan Kejati Kalteng, Rahmad Isnaini SH MH saat dikonfirmasikan kabarkalteng.com di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Palangka Raya, Kamis (24/10/2019) mengatakan, dari delapan saksi yang dipanggil penyidik, enam di antaranya hadir.
Mereka itu, yakni SY mantan Kepala BPKAD Kabupaten Kapuas, AA Anggota Komisi II DPRD Kapuas, Kasubag Perundangan-Undangan S, internal PDAM, mantan Ketua DPRD Kapuas dan mantan Sekwan Kapuas S.
Sementara satu saksi yang merupakan pegawai PDAM tidak hadir alias mangkir dari panggilan menyidik, dan satunya tak bisa hadir karena sudah meninggal Dunia.
"Hari ini kita panggil enam orang saksi lagi terkait pertanggujawaban penggunaan dana penyertaan modal tahun 2016 hingga tahun 2018 yang lalu. Dan yang satu lagi, yakni pegawai PDAM tidak hadir dan yang satunya meninggal dunia," tutupnya.[deni]
loading...
TAG