Reses di Dapil II, Infrastruktur dan Pembangunan Desa Jadi Perhatian

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Masa reses anggota DPRD Kabupaten Kapuas telah berakhir. Sejumlah anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) II telah melaksanakan tugas mereka memantau pembangunan dan menyerap aspirasi warga di wilayah itu.
Anggota DPRD Kapuas, H Darwandie mengungkapkan, pihaknya menerima usulan warga Desa Anjir Kalapan, Kecamatan Kapuas Barat untuk penyelesaian kerangka jembatan pada tahun 2020, dan jalan usaha tani serta rehab handil.
“Desa Maluwen di Kecamatan Basarang merupakan kunjungan pertama kami 9 orang anggota DPRD. Warga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan SDN 1 Maluwen. Kita menyampaikan bahwa usulan mereka itu sudah masuk dalam kerangka APBD 2020,” kata Darwandie, Minggu (13/10/2019).
Kepada masyarakat disampaikan untuk bersabar menunggu realisasi program pemerintah dan juga peran serta pemerintah desa untuk pemberdayaan masyarakat.
Darwandie menjelaskan, saat ini memang sudah masuk jadwal pembahasan APBD 2020. Namun masih belum dilaksanakan, sehingga pihaknya memanfaatkan waktu dengan melakukan reses untuk memantau kegiatan ADD, DD dan program kerja APBD 2019 di sejumlah desa.
"Dasar Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) yakni hasil Musrenbang, RKPD dan pokok pikiran DPRD," imbuh Politisi senior PPP ini.
Pihaknya juga mengunjungi langsung beberapa desa, di Kecamatan Basarang dan Kapuas Barat, pada kedua wilayah itu, infrastruktur menurutnya masih mendominasi aspirasi masyarakat di wailayah itu.
Dilanjutkannya, di Desa Bungai Jaya yang merupakan salah satu desa percontohan karena prestasi yang diraih dalam pemberdayaan masyarakat dan pelayanan birokrasi, Bumdes serta pengelolaan APBDes akan diusulkan diberikan reward.
“Untuk desa Bungai Jaya mereka meminta penambahan anggaran. Karena Desa mereka selalu menjadi desa percontohan sementara anggaran ADD sama dengan desa lain,” pungkas Darwandie.[zulkifli]
loading...
TAG