Musyawarah Buntu, DPRD Voting Persetujuan Pinjaman Daerah

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - DPRD Kabupaten Kapuas akhirnya menempuh voting atau pemungutan suara untuk pengambilan keputusan atas persetujuan pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (MSI) senilai Rp610 miliar, Selasa (29/10/2019).
Wakil Ketua DPRD Kapuas, Yohanes mengatakan, voting ditempuh setelah sebelumnya dibahas dalam rapat komisi, kemudian dibawa  ke tingkat rapat gabungan tetapi masih tidak mencapai mufakat.
"Pinjaman daerah itu masuk pada (pos) anggaran Dinas PUPRPKP kemudian dibahas di komisi III, ternyata komisi III belum bisa memutuskan apakah itu rasional atau tidaknya, rencana pinjaman pemerintah daerah tersebut," kata Yohanes, usai voting di ruang rapat gabungan.
Upaya musyawarah mufakat yang ditempuh dalam rapat gabungan kembali menemui jalan buntu, kemudian diputuskanlah untuk dilakukan voting.
Voting tertutup tersebut, dari 40 anggota DPRD 3 orang tidak hadir namun tetap dimintai opsinya lewat telepon selular.
"Hasil keputusan bersama setelah diambil  (voting) bahwa dari 40 anggota DPRD Kapuas, 25 tidak setuju, dan 15 yang setuju. Kesimpulannya untuk pinjaman daerah belum bisa disetujui," tandasnya.
Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut ada beberapa rencana pembangunan infrastruktur yang skema pendanaannya akan dibiyayai dari anggaran pinjaman tersebut.[zulkifli]
loading...
TAG