Momen HUT ke-74 TNI, Polres Kapuas Berikan Kejutan Manis

Print Friendly and PDF
KUALA KAPUAS - Kejutan diberikan Polres Kapuas untuk merayakan HUT yang ke-74 bagi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Secara tiba-tiba mereka datang membawa sebuah kotak berisikan kue tart dan nasi tumpeng untuk anggota TNI.
Pemandangan ini terjadi di markas Kodim 1011/Klk, di Jalan Tambun Bungai, Kuala Kapuas, Sabtu (5/10/2019) pagi.
Rombongan anggota kepolisian datang dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kapuas AKP Iqbal Sengaji didampingi para Kabag dan Kasat, Kapolsek Selat serta sejumlah personel Polres Kapuas.
Kehadiran jajaran Polres Kapuas ini disertai kue tart dan nasi tumpeng bertuliskan ucapan selamat ulang tahun ke-74 kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mereka disambut langsung Kasdim Mayor Inf Catur dan Perwira serta anggota Kodim 1011 Kapuas.
Berlanjut kehalaman Makodim, peniupan lilin ulang tahun serta pemotongann nasi tumpeng dan kue tart dan menyanyikan lagu selamat ulang tahun, kemudian makan bersama mewarnai momen bahagia tersebut.
Kapolres Kapuas AKBP Tejo Yuantoro menyatakan kejutan khusus diberikan untuk menyambut HUT ke 74, TNI  yang jatuh pada 5 Oktober.
"Ini surprise dari kami (Polres Kapuas) kepada TNI yang  merayakan hari jadinya ke-74. Tak lupa juga kami mengucapkan HUT ke-74 TNI profesional dan menjadi kebanggaan rakyat," ucapnya.
Kabag OPS Polres Kapuas AKP Iqbal Sengaji menambahkan kebersamaan TNI-Polri merupakan profesionalisme sebagai bagian dari kebersamaan untuk menjaga kesatuan negara Republik Indonesia.
“Memang kita sengaja memberikan kejutan kepada rekan-rekan TNI. Dengan mengarahkan seluruh personil Polres Kapuas ke markas Kodim 1011 KLK untuk mengucapkan selamat ulang tahun kepada TNI yangke-74. Ini sebagai bentuk kebersamaan TNI-Polri yang semakin solid,” kata Iqbal.
TNI-Polri lanjut Kabag Ops merupakan bagian yang tak pernah terpisahkan dari perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Selalu kompak dan solid sebagai bentuk profesionalisme untuk saling mendukung untuk menjaga NKRI dari berbagai ancaman kejahatan konvensional, radikalisme dan hoax serta isu sara yang mengarah pada perpecahan toleransi antar umat beragama.
“Ini sebagai bentuk kebersamaan dan soliditas dalam satu kesatuan yang kuat antara TNI-Polri dalam mengemban tugas sebagai alat negara bagi ancaman kejahatan dari dalam maupun dari luar dan memberikan rasa aman bagi masyarakat,” pungkas Iqbal.[zulkifli]
loading...
TAG