Jadi Inspektur Upacara Hari Jadi Kobar ke-60, Ini Kata Gubernur Kalteng

Print Friendly and PDF
PANGKALAN BUN - Upacara peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) digelar di halaman Kantor Bupati, Pangkalan Bun, Kamis (3/10/2019).
Pada upacara bertajuk Kerja Nyata, Kobar Jaya ini, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran bertindak selaku inspektur upacara.
Upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat Kabupaten Kobar, di mana Kobar merupakan salah satu kabupaten di provinsi Kalteng yang beribukota Pangkalan Bun.
Kabupaten ini memiliki luas wilayah 10.759 km² dan berpenduduk sebanyak 235.274 jiwa, itu hasil dari Sensus Penduduk Indonesia 2010. Semboyan kabupaten ini adalah Marunting Batu Aji yang berarti Menuju Kejayaan.
Kobar berasal dari Kata Kutawaringin dan Barat. Kuta berarti Gapura, Waringin berarti Pohon Beringin yang bermakna Pengayoman, sedangkan Barat berasal dari pembagian tempat. Secara keseluruhan Kotawaringin Barat berarti Gapura Pengayoman di Sebelah Barat.
Pembentukan Kobar diawali dengan terbentuknya Provinsi Kalteng berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor: Up.34/41/24, tanggal 28 Desember 1957 dan SK Nomor: Des.52/12/2.206, tanggal 22 Desember1959 Tentang Pembagian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Kabupaten Kobar.
Kemudian dengan lahirnya Undang-undang Nomor 5 Tahun 2003 tanggal 10 April 2003, yaitu Pengukuhan/Pemekaran 8 kabupaten, Kabupaten Kobar dimekarkan menjadi Kabupaten Lamandau dengan Ibukotanya Nanga Bulik dan Kabupaten Sukamara dengan Ibukotanya Sukamara.
Pada tanggal 3 Oktober 1959 secara resmi ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Kobar dan sekarang tahun 2019 telah berusia yang ke-60 tahun.
"Mari jaga keharmonisan, Dirgahayu Kabupaten Kotawaringin Barat," tutup Gubernur.[kenedy/adv]
loading...
TAG